Pengukuran kinerja karyawan di perusahaan umumnya dilihat dari capaian tugas, produktivitas, dan konsistensi kerja. Proses ini biasanya diukur melalui laporan kerja karyawan yang mencatat aktivitas, progres, dan hasil kerja secara periodik.
Dalam praktiknya, laporan kerja sering direkap secara bulanan, meskipun aktivitasnya dicatat harian untuk memantau perkembangan kinerja. Ada juga perusahaan yang menerapkan pelaporan harian atau mingguan agar manajemen dapat melihat progres, hambatan, dan efektivitas kerja tim secara lebih detail.
Namun, ketika proses pelaporan masih dilakukan manual, risiko keterlambatan dan ketidaksesuaian data menjadi sulit dihindari. Di sinilah kebutuhan akan sistem yang lebih terstruktur dan otomatis mulai menjadi relevan untuk mendukung pengelolaan kinerja karyawan.
Key Takeaways
Laporan kerja bulanan adalah dokumen resmi yang merangkum aktivitas proyek, hasil kerja, dan tanggung jawab karyawan dalam satu periode.
Manfaat membuat laporan kerja bulanan untuk meningkatkan efisiensi waktu, akurasi data, hingga mendukung kepatuhan audit dan pengambilan keputusan.
Komponen laporan ini mencakup identitas karyawan, ringkasan pekerjaan, pencapaian, kendala, rencana kerja selanjutnya, serta catatan tambahan. Cek contoh laporannya di artikel ini!
Apa Itu Laporan Kerja Karyawan?
Laporan kerja karyawan adalah dokumen resmi yang berisi ringkasan aktivitas, hasil pekerjaan, serta tanggung jawab yang telah diselesaikan dalam periode tertentu. Dokumen ini dibuat untuk memberikan gambaran kinerja karyawan kepada atasan maupun manajemen secara lebih terukur.
Penyusunan laporan ini mencakup data harian atau bulanan yang dirangkum sistem HRIS untuk laporan terintegrasi menjadi informasi singkat dan mudah untuk Anda pahami.
Contoh laporan kerja karyawan dapat berbeda sesuai kebutuhan perusahaan, mulai dari laporan harian, mingguan, hingga bulanan. Masing-masing jenis laporan ini bertujuan untuk memberikan tingkat detail yang berbeda sesuai durasi dan fokus kegiatan.
Manfaat Mencatat Laporan Kerja Bulanan Karyawan
Laporan kerja karyawan memiliki banyak peran penting dalam evaluasi, pengelolaan, hingga draft untuk pengambilan keputusan di masa depan. Informasi dalam laporan kerja bulanan karyawan mencakup hasil performa karyawan sehari-hari dalam periode satu bulan.
Berikut merupakan beberapa manfaat utama dari mencatat laporan kerja bulanan karyawan untuk perusahaan:
- Evaluasi kinerja: Laporan ini membantu perusahaan menilai pencapaian dan produktivitas karyawan berdasarkan tugas yang telah selesai dalam periode tertentu.
- Bentuk pertanggungjawaban: Dengan menyusun laporan, karyawan dapat menunjukkan transparansi dalam pekerjaan mereka serta memastikan setiap tugas terdokumentasi dengan baik.
- Identifikasi kendala dan solusi: Pantau langsung metrik dan KPI karyawan secara real-time untuk identifikasi kendala dengan aplikasi performance management karyawan.
- Perencanaan dan pengambilan keputusan: Data dalam laporan dapat Anda gunakan untuk merancang strategi, menetapkan target, serta mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif.
- Dokumentasi dan arsip perusahaan: Laporan kerja berfungsi sebagai catatan historis yang dapat menjadi referensi di masa mendatang, baik untuk penilaian individu maupun pengembangan bisnis.
Komponen Utama dalam Contoh Laporan Kerja Bulanan Karyawan

Untuk membuat contoh laporan kerja bulanan karyawan yang efektif dan mudah dianalisis, Anda harus menyusun setiap komponennya secara sistematis. Beberapa komponen wajib laporan kerja karyawan tersebut meliputi:
- Identitas karyawan: Memuat informasi dasar seperti nama, jabatan, departemen, dan periode laporan yang termuat aplikasi HRD untuk memudahkan diidentifikasi dan tetap kredibel sesuai kemampuan karyawan.
- Ringkasan pekerjaan: Bagian ini memberikan gambaran umum tentang pekerjaan yang telah karyawan lakukan, misalnya progres proyek, pencatatan kehadiran melalui sistem absensi, dan target selanjutnya.
- Pencapaian dan hasil kerja: Menjelaskan target yang berhasil tercapai, proyek yang selesai, atau kontribusi terhadap tim dan perusahaan untuk menilai sejauh mana karyawan memberikan dampak terhadap organisasi.
- Kendala yang dihadapi: Menguraikan hambatan atau tantangan selama periode kerja, baik yang bersifat teknis, operasional, maupun komunikasi untuk membantu perusahaan guna meminimalisir terjadinya kendala serupa.
- Rencana atau target selanjutnya: Mencantumkan rencana tugas atau proyek berikutnya agar karyawan bekerja lebih terarah dan progres perusahaan mudah dipantau.
- Kesimpulan atau catatan tambahan: Bagian ini memungkinkan karyawan menuliskan evaluasi diri, memberikan saran, atau menyampaikan kebutuhan khusus yang perlu Anda perhatikan oleh atasan atau tim HR.
Tinggalkan rekap data manual yang memakan waktu 10 jam/bulan! Dapatkan Laporan HR otomatis, akurat, dan sesuai audit.
Cara Membuat Contoh Laporan Kerja Bulanan Karyawan
Setelah memahami fungsi laporan kerja dalam menilai kinerja karyawan, langkah selanjutnya adalah mengetahui cara menyusunnya secara sistematis. Berikut tahapan membuat laporan kerja bulanan karyawan agar mudah dipahami dan relevan bagi manajemen.
1. Cara membuat template laporan kerja bulanan karyawan
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, laporan kerja bulanan berisi ringkasan aktivitas dan progres pekerjaan karyawan selama satu periode. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menyusun template laporan kerja bulanan karyawan secara sistematis.
Menentukan Topik dan Tujuan Laporan
Langkah pertama adalah menentukan tujuan dan topik laporan bulanan HRD. Apakah laporan digunakan untuk evaluasi kinerja, monitoring progres proyek, atau sebagai bahan pelaporan kepada manajemen. Setelah itu, kumpulkan data pendukung yang relevan selama periode laporan.
Menyusun Outline Laporan
Tahap berikutnya adalah membuat outline laporan dengan menentukan informasi apa saja yang perlu disampaikan. Sertakan daftar isi, lalu tuliskan pendahuluan singkat yang menjelaskan periode dan tujuan laporan kerja bulanan.
Selanjutnya, susun bagian inti yang berisi ringkasan pekerjaan, progres proyek, serta hasil yang dicapai. Jangan lupa menambahkan kesimpulan, serta saran dan rekomendasi untuk perbaikan atau rencana kerja di bulan berikutnya.
Cara Penulisan Laporan
Setelah outline selesai, mulailah menulis laporan dengan menggunakan judul dan subjudul yang jelas agar mudah dipahami oleh atasan atau manajemen. Struktur penulisan yang rapi akan membantu pembaca menangkap poin penting secara cepat.
Gunakan bahasa Indonesia yang baku, jelas, dan sederhana. Hindari kalimat yang terlalu panjang atau bertele-tele agar isi laporan tetap fokus dan informatif.
Melakukan Review Laporan
Langkah terakhir adalah melakukan review terhadap laporan kerja bulanan yang telah dibuat. Periksa kembali apakah data yang disajikan sudah lengkap, bahasa yang digunakan mudah dipahami, dan tidak terdapat kesalahan penulisan.
Jika diperlukan, mintalah rekan kerja atau atasan untuk membantu mengecek dan memberikan masukan sebelum laporan digunakan secara resmi.
Secara umum, laporan kerja bulanan karyawan memuat beberapa elemen berikut:
- Periode atau bulan laporan
- Ringkasan tugas dan pekerjaan utama selama satu bulan
- Proyek yang sedang atau telah dikerjakan
- Kendala atau masalah yang dihadapi
- Rekap progres atau waktu kerja
- Pencapaian utama
- Target dan rencana kerja untuk bulan berikutnya
2. Contoh laporan kerja bulanan menggunakan excel
Selain ditulis dalam dokumen teks, laporan kerja bulanan juga sering dibuat menggunakan Microsoft Excel. Format ini memudahkan rekap data pekerjaan harian yang kemudian diringkas secara bulanan, seperti daftar tugas, progres, dan capaian karyawan.
Penggunaan Excel juga membantu perusahaan melihat pola kinerja karyawan secara lebih terstruktur dan mudah dianalisis.
3. Membuat laporan kerja bulanan otomatis dengan aplikasi
Agar proses pelaporan lebih efisien, banyak perusahaan mulai beralih menggunakan aplikasi HR atau sistem timesheet digital. Dengan aplikasi, karyawan dapat mencatat aktivitas kerja harian yang secara otomatis direkap menjadi laporan bulanan.
Penggunaan software HR ini membantu HR dan manajemen memantau kinerja, alokasi waktu, serta pencapaian karyawan secara real-time tanpa harus mengolah data manual, sehingga proses evaluasi menjadi lebih cepat dan akurat.

Contoh Laporan Kerja Bulanan Karyawan
Laporan kerja bulanan membantu manajemen menilai kinerja, pencapaian, dan kendala karyawan dalam satu periode. Dengan format yang jelas, laporan ini memastikan setiap tugas atau proyek berjalan sesuai target. Berikut contoh laporan yang bisa Anda jadikan referensi:

Buat Laporan Kerja Bulanan Efektif dengan Software HR Total

Menyusun laporan kerja bulanan bisa menjadi tugas yang memakan waktu jika Anda masih melakukannya secara manual. Dengan Software HR Total, proses ini dapat diotomatisasi, sehingga HRD dan karyawan dapat lebih fokus pada peningkatan produktivitas.
Sistem berbasis cloud ini memungkinkan pencatatan data yang lebih akurat, akses real-time, serta integrasi berbagai aspek HR dalam satu platform. Tidak berhenti sampai di situ, Total HRM menawarkan kemudahan pra-pembelian melalui demo gratis yang dapat Anda coba mulai hari ini.
Dari absensi hingga evaluasi kinerja, Software HR Total membantu menyederhanakan laporan kerja bulanan dengan fitur-fitur berikut:
- Database karyawan: Otomatiskan pencatatan absensi, cuti, dan payroll dalam satu sistem terintegrasi.
- Evaluasi kinerja: Pantau produktivitas karyawan dengan sistem Monitoring KPI berbasis real-time yang akurat dan objektif.
- Payroll management: Hitung gaji, tunjangan, dan PPh 21 secara otomatis untuk menghindari kesalahan perhitungan manual.
- Pengembangan SDM: Identifikasi potensi karyawan dan rancang strategi peningkatan kompetensi dengan Development Plan & Career Plan.
- Face recognition dan GPS tracking: Kehadiran karyawan terekam secara real-time dan minim manipulasi. Memastikan akurasi data kehadiran di kantor maupun di lapangan.
Kesimpulan
Menyusun laporan kerja bulanan yang efektif membantu perusahaan dalam memantau kinerja karyawan dan meningkatkan efisiensi operasional. Dengan memahami contoh dan cara pembuatannya, perusahaan dapat memastikan laporan tersusun dengan jelas dan mendukung pengambilan keputusan strategis.
Untuk menghindari proses yang rumit dan rentan kesalahan, Software HR Total hadir sebagai solusi terbaik. Dengan fitur otomatisasi seperti database karyawan hingga pengembangan SDM, penyusunan laporan kerja menjadi lebih mudah dan akurat.
Jangan biarkan waktu HR Anda habis untuk membuat laporan manual. Dapatkan Tour Produk Eksklusif Total HRM sekarang, dan lihat laporan kerja selesai dalam hitungan menit.
FAQ tentang Contoh Laporan Kerja Bulanan Karyawan
Karyawan mencatat tugas yang telah selesai, pencapaian, dan kendala dalam laporan kerja. Mereka bisa membuatnya secara manual atau menggunakan software manajemen kerja untuk mempermudah pelaporan.
Laporan kerja bulanan merangkum tugas, pencapaian, tantangan, dan rencana kerja ke depan. Beberapa perusahaan juga menambahkan data seperti absensi, KPI, dan feedback atasan.













