Sistem grosir menghubungkan produsen dengan pengecer melalui pembelian dan penjualan barang dalam jumlah besar untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga.

Berdasarkan model operasinya, grosir terbagi menjadi tiga jenis utama yaitu cash and carry, dropshipper, dan konsinyasi yang masing-masing memiliki karakteristik dan keunggulan berbeda.

Sistem grosir memberikan manfaat berupa harga beli lebih murah, jangkauan distribusi lebih luas, dan peningkatan volume penjualan yang berdampak langsung pada profitabilitas bisnis.