Icon EQUIP

Novita
Balasan dalam 1 menit

Novita
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami.
6281222849188
×

Novita

Active Now

Novita

Active Now

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit ut aliquam, purus sit

Peran Penting B2B Inventory Management bagi Bisnis Anda

Picture of Marshana Vanina
B2B Inventory Management

Di era globalisasi yang semakin maju, B2B (Business to Business) Inventory Management adalah hal yang sangat penting bagi setiap bisnis, terutama di sektor B2B. Di sisi lain, manajemen inventaris B2B menjadi semakin rumit daripada sebelumnya. Selain itu, bisnis online telah mengubah cara pandang konsumen dalam berbelanja dan melakukan pembelian. 

Sebelum adanya IoT (Internet of Things) dan perkembangan pesat perdagangan elektronik, terdapat jalur yang jelas dalam pergerakan produk, yaitu dari produsen ke pemasok, dari pemasok ke pengecer, dan dari pengecer ke konsumen akhir. Namun, saat ini fungsi dan jalur rantai pasokan dapat menjadi berubah, menciptakan peran baru yang dinamis bagi perusahaan B2B. Dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lengkap mengenai B2B inventory management.

Mengenal B2B Inventory Management

B2B inventory management merupakan proses penting dalam pengelolaan dan pengendalian persediaan barang dan produk di lingkungan bisnis antar perusahaan. Dalam konteks ini, B2B adalah transaksi dan hubungan antara dua perusahaan, bukan antara perusahaan dan konsumen perorangan. B2B pada bisnis Anda dapat membantu memastikan operasional yang lancar dan efisiensi yang optimal.

Hal ini melibatkan berbagai kegiatan seperti pemantauan tingkat persediaan, permintaan, hingga pemantauan pergerakan produk di seluruh rantai pasok. Terlebih lagi, B2B inventory management membantu bisnis dalam menghindari kekurangan stok, yaitu situasi di mana permintaan terhadap suatu produk melebihi kuantitas yang tersedia. Namun, kekurangan stok dapat menyebabkan hilangnya penjualan, ketidakpuasan pelanggan, dan peluang bisnis yang terlewatkan.

Kendala yang sering Dihadapi saat Implementasi B2B Inventory Management 

B2B Inventory Management

Implementasi sistem manajemen inventory seringkali menghadapi beberapa kendala yang perlu perusahaan atasi. Sebelum menerapkan, Anda perlu mengetahui apa saja tantangan ketika implementasi manajemen inventaris B2B. Tantangannya berupa, harga relatif tinggi, permintaan yang tidak pasti, supply chain yang tidak pasti, serta keterbatasan visibilitas dan sebagainya. Berikut ini penjelasan lebih detail mengenai kendala yang dihadapinya:

Harga relatif tinggi

Harga manajemen inventory dapat menjadi relatif tinggi, karena melibatkan biaya pembelian, penyimpanan, serta pengelolaan rantai pasok. Hal ini karena biaya yang timbul dari kebutuhan untuk membeli persediaan, mengalokasikan sumber daya untuk penyimpanan, hingga mengirim pesanan pelanggan secara efisien. Meskipun begitu, mengelola aspek-aspek ini dengan baik sangat penting untuk meminimalkan biaya dan memaksimalkan operasionalnya.

Permintaan yang tidak pasti 

Memprediksi dengan tepat permintaan produk B2B dapat menjadi hal yang sulit, karena berbagai faktor seperti tren pasar, kondisi ekonomi, dan perilaku pelanggan dapat mempengaruhinya. Permintaan yang tidak akurat dapat mengakibatkan kondisi di mana persediaan menjadi berlebih atau kurang. Pada akhirnya hal ini akan meningkatkan biaya, kehilangan penjualan, dan mengurangi kepuasan pelanggan.

Supply Chain yang rumit

Manajemen inventaris dalam B2B seringkali menghadapi tantangan utama berupa kompleksnya rantai pasokan. Untuk mengatasi tantangan ini, penting bagi bisnis untuk memiliki visibilitas dan koordinasi yang baik di setiap tahap rantai pasokan. Namun, hal ini bisa menjadi sulit karena bisnis memiliki keterbatasan dalam mengendalikan beberapa aspek dalam rantai pasokan, seperti waktu tunggu pemasok, jadwal pengiriman, dan peraturan bea cukai.

B2B inventory data Management yang buruk 

Pentingnya bagi perusahaan untuk memiliki keterlihatan dan koordinasi yang baik di setiap tahap jalur pemasokan. Namun, ini bisa menjadi sebuah tugas yang rumit karena perusahaan memiliki keterbatasan dalam mengendalikan beberapa aspek di dalam jalur pemasokan, seperti lamanya waktu menunggu dari pemasok, jadwal pengiriman, dan aturan bea cukai.

Keterbatasan visibilitas 

Keterbatasan visibilitas terjadi ketika informasi mengenai tingkat inventaris tidak tersedia secara real-time. Ini menyulitkan bisnis dalam mengelola inventaris dengan efektif dan meningkatkan efisiensi rantai pasokan. Beberapa faktor penyebab keterbatasan visibilitas antara lain pelacakan inventaris secara manual, sistem data terpisah, dan kurangnya komunikasi dan kolaborasi antara departemen dan pemangku kepentingan.

Kelebihan Penerapan B2B Inventory Management

Penerapan B2B manajemen inventory memiliki kelebihan yang sangat optimal dalam dunia bisnis. Sistem ini memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan pengelolaan persediaan dengan cara yang efisien dan efektif. Salah satunya optimasi sales order, untuk mengetahui lebih lanjut, simak berikut ini kelebihannya. 

Otomatisasi sales order 

Dengan sistem manajemen pemesanan B2B yang tepat, Anda dapat menerima pesanan melalui berbagai platform penjualan. Hal ini membantu Anda menghemat waktu dalam mengelola persediaan, membuat dan memperbarui pesanan, serta memproses pembayaran. Terlebih lagi, Anda juga dapat melacak persediaan dan pesanan secara efisien dalam satu platform sehingga memungkinkan Anda mengalokasikan pesanan dengan lebih efisien di seluruh jaringan bisnis Anda.

Mengurangi pekerjaan manual

Sebuah software inventory yang mengelola pesanan bisnis yang besar dengan rinci membantu sistem ini memberikan fleksibilitas tambahan dalam membagi pesanan dan mengatur berbagai alur kerja pada satu pesanan. Aturan pengadaan yang lebih luas digunakan untuk mendukung situasi seperti menentukan prioritas pesanan, menggantikan barang, dan memenuhi persyaratan khusus dari setiap pelanggan.

B2B inventory data management terakses secara real-time

Dengan informasi inventaris yang komprehensif, seperti Kemudahan memantau inventaris terbaru dan data janji tersedia yang akurat di semua unit. Anda dapat menjual dengan akurat melalui berbagai saluran, termasuk inventaris dalam perjalanan. Selain itu, pelanggan dapat memesan dengan satu faktur, dan Anda dapat mengurangi janji yang berlebihan dengan mengidentifikasi inventaris Anda dengan tepat serta mengetahui kapan harus mengisi ulang untuk mencegah kehilangan penjualan.

Pengiriman tepat waktu 

Pelanggan B2B sangat menginginkan pengiriman pesanan yang tepat waktu dan lengkap. Jika Anda tidak memenuhi harapan ini, dapat berdampak buruk pada reputasi merek, kepuasan pelanggan, dan penjualan di masa depan. Namun, dengan menggunakan solusi manajemen pesanan yang memungkinkan Anda melihat inventaris secara real-time dan melibatkan berbagai pihak perusahaan, Anda dapat dengan percaya diri memenuhi janji dan harapan pelanggan dengan baik.

Pertimbangkan Sistem B2B Inventory Management dari Total Untuk Mengefisiensikan Bisnis Anda

B2B Inventory Management

Penting bagi industri dropshipping untuk memilih dengan cermat manajemen inventory yang tepat guna mengelola inventaris dan proses rantai pasokan mereka dengan efektif. Ada beberapa faktor utama yang harus diperhatikan, sistem yang perusahaan pilih harus dapat dengan mudah ditingkatkan sesuai dengan pertumbuhan bisnis. 

Selain itu, terintegrasi dengan sistem bisnis lainnya tanpa hambatan, dan secara otomatis mengurus tugas-tugas penting seperti pemrosesan pesanan dan pembaruan inventaris. Kemampuan lainnya adalah untuk dapat secara real-time tingkat inventaris serta proses rantai pasokan. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, bisnis dapat memilih sistem manajemen inventory B2B yang tepat guna menyederhanakan proses inventaris, meningkatkan efisiensi rantai pasokan, dan mendorong pertumbuhan.

Kesimpulan 

Dalam bisnis B2B (Business to Business) penting untuk mengelola inventaris secara real-time, terbukti sangat optimal bagi industri retail. Selain itu, meningkatkan efisiensi operasional, dan meminimalkan biaya yang terkait dengan persediaan yang tidak terpakai. Namun, dalam memilih sistem tersebut, terdapat beberapa kendala yang perlu perusahaan perhatikan seperti permintaan tidak pasti, keterbatasan visibilitas dan sebagainya.

Meskipun demikian, terdapat kelebihan yang signifikan dalam mengadopsi sistem manajemen inventaris B2B yang efektif. Oleh karena itu, penting bagi bisnis Anda untuk mempertimbangkan peran penting dan manfaat bisnis B2B dan Software Inventory Management dari Total. Kelebihan penerapan ERP dari Total dapat mengatasi kendala yang mungkin muncul guna mencapai keberhasilan jangka panjang. Dapatkan demo gratis untuk informasi lebih lanjut!

Picture of Marshana Vanina
Marshana Vanina

Pencarian

Artikel Lainnya

Akselerasi Bisnis Anda Ke Level Berikutnya!

Telah Dipercaya Oleh

Sebentar! Apakah Anda Mau Coba Demo Gratisnya? Cukup isi Form Dibawah ini