Icon EQUIP

Novita
Balasan dalam 1 menit

Novita
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami.
6281222849188
×

Novita

Active Now

Novita

Active Now

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit ut aliquam, purus sit

Strategi Praktis dalam Mengembangkan Bisnis Furniture di Indonesia

Picture of Haruka Yui
bisnis-furniture

Industri furnitur di Indonesia menawarkan peluang besar bagi para pelaku bisnis, namun juga menghadirkan sejumlah tantangan. Persaingan yang ketat, perubahan tren konsumen, dan tantangan logistik seringkali menjadi kendala yang sering dialami bisnis furniture.

Bisnis furnitur adalah usaha yang berfokus pada pembuatan, distribusi, dan penjualan berbagai jenis perabotan untuk rumah tangga, kantor, atau komersial. Kegiatan ini mencakup desain dan produksi berbagai macam furnitur hingga distribusi dan pemasarannya.

Untuk mengatasi tantangan yang ada, diperlukan strategi yang tepat dan terencana guna meningkatkan efisiensi operasional, keterlibatan pelanggan, dan pengelolaan inventaris. Salah satu solusi efektif adalah memanfaatkan software retail yang memungkinkan pengelolaan inventaris secara real-time dan optimasi proses pengadaan.

Berikut adalah langkah-langkah praktis yang dapat Anda terapkan untuk mengatasi tantangan dan mengembangkan bisnis furnitur Anda dengan lebih efektif.

DemoGratis

Daftar Isi

Analisis Pasar dan Tren Furniture

Mengelola bisnis furniture menuntut kita memahami pasar dan tren di Indonesia. Bisnis perlu terus menyesuaikan dengan konsumen dan pasar yang berubah.

Oleh karena itu, penting untuk memahami dengan baik bagaimana dinamika pasar dan tren dalam industri furniture dapat mempengaruhi strategi bisnis Anda.

1. Tren Konsumen dan Preferensi Desain

Dalam industri furnitur, tren konsumen dapat sangat mempengaruhi strategi pemasaran dan pengembangan produk. Saat ini, konsumen cenderung lebih memilih desain minimalis dan fungsional yang juga ramah lingkungan. Ini mencerminkan perubahan gaya hidup urban yang mengutamakan efisiensi dan estetika modern.

Selain itu, penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan dan teknologi dalam desain juga semakin mendapatkan perhatian, mengingat kesadaran akan keberlanjutan semakin meningkat di kalangan konsumen.

Anda juga dapat memanfaatkan teknologi seperti software retail untuk membantu menganalisis tren pasar untuk mempermudah Anda dalam membuat keputusan yang lebih tepat mengenai strategi pemasaran, harga, hingga pengelolaan stok.

2. Peluang Pasar di Indonesia

Pasar furnitur di Indonesia menawarkan potensi pertumbuhan yang signifikan, didorong oleh ekspansi urbanisasi dan peningkatan daya beli masyarakat. Pertumbuhan sektor properti komersial dan perumahan juga turut mendorong permintaan akan furnitur baik untuk penggunaan pribadi maupun komersial.

Peluang ini dapat dioptimalkan dengan mengidentifikasi segmen pasar yang berkembang pesat, seperti furnitur multifungsi untuk ruang terbatas atau furnitur outdoor yang tahan cuaca.

3. Analisis Kompetitor di Industri Furniture

Di tengah persaingan yang semakin ketat, penting untuk memahami posisi dan strategi kompetitor dalam industri furnitur. Beberapa kompetitor fokus pada diferensiasi melalui inovasi desain dan penggunaan teknologi dalam proses produksi.

Analisis ini membantu dalam menetapkan strategi diferensiasi sendiri dan memahami kelemahan-kelemahan yang dapat dieksploitasi untuk meraih keunggulan kompetitif.

Dengan memahami dan merespons tren konsumen, peluang pasar yang ada, serta dinamika kompetitor, Anda dapat merancang strategi pemasaran dan pengembangan produk yang lebih tepat sasaran dan efektif dalam memperluas bisnis furnitur Anda di Indonesia.

Strategi Pemasaran yang Efektif

Pemasaran merupakan salah satu kunci utama dalam mengembangkan bisnis furnitur. Berikut adalah beberapa strategi pemasaran yang dapat Anda pertimbangkan untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan produk furnitur Anda:

1. Pemasaran Digital untuk Furniture

Dalam era digital saat ini, pemasaran online menjadi sangat penting. Memiliki website yang responsif dan SEO-friendly dapat membantu meningkatkan eksposur bisnis furniture online Anda di mesin pencari seperti Google.

Selain itu, memanfaatkan iklan digital seperti Google Ads atau Facebook Ads dapat membantu menargetkan audiens yang tepat berdasarkan demografi, minat, dan perilaku online mereka.

2. Pemanfaatan Media Sosial

Media sosial adalah platform yang efektif untuk membangun komunitas dan berinteraksi langsung dengan calon konsumen. Dengan kreativitas dalam konten visual seperti foto produk yang menarik dan video demonstrasi, Anda dapat meningkatkan engagement dan membangun brand awareness yang kuat.

Kampanye promosi, kontes, atau kolaborasi dengan influencer juga dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan jangkauan dan kepercayaan konsumen terhadap merek Anda.

3. Pemasaran melalui Pameran dan Event

Partisipasi dalam pameran furniture atau event terkait industri dapat memberikan kesempatan besar untuk menampilkan produk Anda secara langsung kepada calon pembeli. Ini tidak hanya memungkinkan Anda untuk mendapatkan feedback langsung dari konsumen potensial, tetapi juga membangun hubungan langsung dengan pelanggan dan mitra bisnis.

Selain itu, pengaturan booth yang menarik dan penyajian produk yang menarik dapat membuat merek Anda lebih mudah diingat dan diakui di pasar.

Dengan menggabungkan strategi pemasaran digital, media sosial, dan partisipasi dalam pameran atau event, Anda dapat menciptakan kampanye pemasaran yang komprehensif dan efektif untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan furnitur Anda.

Pengelolaan Keuangan dan Pembukuan

Dalam menjalankan bisnis furnitur, pengelolaan keuangan yang baik merupakan kunci untuk menjaga kelangsungan dan pertumbuhan bisnis. Berikut adalah beberapa aspek penting dalam pengelolaan keuangan dan pembukuan yang perlu dipertimbangkan:

1. Pentingnya Pembukuan yang Tepat

Pembukuan yang akurat dan teratur sangat penting untuk memantau kesehatan keuangan bisnis Anda. Dengan memiliki catatan yang tepat, Anda dapat secara jelas melihat pendapatan, pengeluaran, serta profitabilitas dari waktu ke waktu.

Hal ini tidak hanya membantu Anda dalam mengambil keputusan yang lebih baik, tetapi juga memastikan bahwa Anda memenuhi semua kewajiban perpajakan dan peraturan keuangan yang berlaku.

2. Mengatur Arus Kas Bisnis Furniture

Manajemen arus kas yang baik adalah kunci untuk menjaga likuiditas dan kelancaran operasional harian. Dengan membuat proyeksi arus kas yang cermat, Anda dapat mengantisipasi periode-periode di mana arus kas mungkin menurun atau meningkat, dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengelolanya secara efektif.

Selain itu, kebijakan yang jelas dalam pengelolaan kredit pelanggan dapat membantu mencegah masalah likuiditas yang tidak terduga.

3. Strategi Pengelolaan Modal dan Investasi

Pengelolaan modal yang cerdas adalah kunci untuk mengoptimalkan pertumbuhan bisnis furnitur Anda. Ini meliputi identifikasi dan prioritasi investasi yang strategis, seperti pengembangan produk baru, peningkatan infrastruktur produksi, atau pengembangan saluran distribusi baru.

Memilih opsi pembiayaan yang tepat dan mengelola risiko dengan bijak juga menjadi bagian penting dalam strategi pengelolaan modal.

Dengan mengimplementasikan praktik-praktik pengelolaan keuangan yang baik ini, Anda tidak hanya dapat menjaga stabilitas keuangan bisnis furnitur Anda, tetapi juga menciptakan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang dan kesuksesan dalam pasar yang kompetitif.

Efisiensi Operasional dalam Produksi

Efisiensi operasional dalam produksi merupakan faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya produksi. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat Anda pertimbangkan untuk meningkatkan efisiensi dalam operasi produksi bisnis furnitur Anda:

1. Optimalisasi Proses Produksi

Mengoptimalkan proses produksi dimulai dengan evaluasi menyeluruh terhadap alur kerja saat ini. Identifikasi setiap langkah dalam proses produksi dan evaluasi apakah ada potensi untuk peningkatan efisiensi.

Penerapan teknologi otomatisasi adalah langkah penting dalam meningkatkan efisiensi. Misalnya, penggunaan mesin CNC untuk pemotongan dan pengerjaan bahan mentah dapat mengurangi kesalahan manusia dan waktu siklus produksi.

2. Manajemen Supply Chain

Manajemen rantai pasok yang efektif sangat penting untuk memastikan kelancaran dan keandalan pasokan bahan baku serta komponen. Ini mencakup pemantauan persediaan dengan baik, menjalin hubungan yang kuat dengan pemasok, serta mengadopsi strategi pengadaan yang adaptif untuk menghindari gangguan dalam produksi.

Memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki transparansi dan koordinasi dalam rantai pasokan juga dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

3. Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia adalah aset berharga dalam operasi produksi. Mengelola keterampilan dan kapasitas tenaga kerja dengan baik sangat penting.

Pastikan untuk menyediakan pelatihan yang tepat agar tim produksi dapat meningkatkan keterampilan mereka dan memaksimalkan produktivitas. Selain itu, menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan memotivasi dapat meningkatkan kinerja keseluruhan tim produksi Anda.

Dengan memberikan dukungan dan pengakuan yang layak kepada karyawan, Anda tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga membangun loyalitas dan kepercayaan dalam tim.

Dengan mengoptimalkan proses produksi, manajemen rantai pasok yang efektif, dan pengelolaan sumber daya manusia yang baik, Anda dapat mencapai efisiensi operasional yang signifikan dalam bisnis furnitur Anda.

Inovasi dan Pengembangan Produk Furniture

Inovasi penting dalam industri furniture. Melalui inovasi, sebuah bisnis bisa lebih dikenal di pasar yang penuh persaingan. Teknologi digital telah membantu pengusaha untuk menciptakan produk yang berbeda dan indah.

1. Desain Produk yang Inovatif

Desain produk yang inovatif tidak hanya menarik perhatian konsumen tetapi juga memenuhi kebutuhan fungsional serta estetika yang berkembang. Melibatkan tim desain yang kreatif dan terampil dapat membantu Anda menghasilkan produk-produk unggulan yang menonjol di pasaran.

Teknologi desain terbaru, seperti pemodelan 3D dan simulasi virtual, dapat digunakan untuk menguji dan memperbaiki desain sebelum produksi dimulai, menghemat waktu dan biaya dalam proses pengembangan.

2. Penggunaan Material Ramah Lingkungan

Pentingnya keberlanjutan telah meningkat pesat di kalangan konsumen modern. Menggunakan material ramah lingkungan dalam produk furniture Anda bukan hanya merupakan tanggung jawab sosial, tetapi juga dapat menjadi keuntungan kompetitif.

Pilihan material seperti kayu daur ulang atau bahan-bahan yang dapat didaur ulang membantu mengurangi jejak karbon dan memberikan nilai tambah kepada merek Anda di mata konsumen yang peduli lingkungan.

3. Kolaborasi dengan Desainer Lokal

Kolaborasi dengan desainer lokal dapat membawa perspektif unik dan keberagaman dalam pengembangan produk. Desainer lokal sering memiliki pemahaman mendalam tentang tren lokal dan preferensi konsumen, yang dapat membantu Anda menciptakan produk-produk yang sesuai dengan selera pasar domestik.

Selain itu, kolaborasi ini juga dapat membantu membangun jaringan yang kuat dalam industri serta memperluas basis pelanggan Anda.

Karakteristik Bisnis Furniture yang Sukses

strategi bisnis furniture

Berikut adalah beberapa karakteristik utama yang dapat membantu membangun bisnis furniture Anda menuju kesuksesan yang berkelanjutan:

1. Persediaan yang Up to Date

Menjaga persediaan yang up to date sangat penting dalam industri furniture yang dinamis. Hal ini tidak hanya menghindari kelebihan stok yang dapat mengikis keuntungan, tetapi juga memastikan bahwa Anda selalu dapat memenuhi permintaan pelanggan dengan produk-produk terbaru dan yang paling diminati.

Sistem manajemen inventaris yang efektif akan membantu Anda untuk melakukan peramalan yang akurat, mengelola rotasi stok dengan baik, dan mengoptimalkan pengeluaran modal pada persediaan.

2. Furniture Berkualitas Tinggi

Kualitas merupakan kunci dalam membangun reputasi bisnis furniture Anda. Memilih bahan baku yang berkualitas tinggi dan proses produksi yang teliti adalah investasi jangka panjang yang penting.

Produk berkualitas tinggi tidak hanya memberikan nilai tambah kepada pelanggan dalam hal keindahan dan ketahanan, tetapi juga memperkuat citra merek Anda sebagai penyedia solusi furniture yang handal dan profesional.

3. Staf yang Terlatih dengan Baik

Tim yang terlatih dengan baik adalah aset berharga dalam menjaga kualitas layanan dan operasional yang lancar. Pastikan untuk menyediakan pelatihan yang berkelanjutan kepada staf Anda, baik dalam hal keterampilan teknis maupun pelayanan pelanggan.

Dukungan dan pengembangan karir yang berkelanjutan tidak hanya meningkatkan retensi karyawan tetapi juga mendorong produktivitas yang lebih tinggi dan kepuasan pelanggan yang lebih baik.

4. Digitalisasi untuk Efisiensi

Penerapan teknologi digital dapat mengubah cara Anda mengelola bisnis furniture online. Dari manajemen inventaris dan penjualan hingga analisis data dan interaksi pelanggan, digitalisasi memungkinkan untuk pengelolaan yang lebih efisien dan efektif.

Implementasi sistem POS yang terintegrasi, perangkat lunak manajemen inventaris yang cerdas, dan analisis data untuk wawasan pasar yang mendalam dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik dan responsif terhadap perubahan pasar.

Selain itu, memanfaatkan platform e-commerce dan pemasaran digital dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan penetrasi pasar Anda secara global.

5. Kesehatan Keuangan yang Dikelola dengan Baik

Pengelolaan keuangan yang cerdas dan terencana adalah pondasi yang kuat untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Selalu memantau arus kas, mengelola utang dengan bijak, dan membuat anggaran yang realistis adalah langkah-langkah krusial dalam menjaga stabilitas keuangan.

Pastikan untuk memiliki sistem pembukuan yang akurat dan teratur untuk memantau pendapatan dan pengeluaran secara rinci.

Dengan mengintegrasikan karakteristik-karakteristik ini ke dalam strategi bisnis Anda, Anda dapat membangun fondasi yang kokoh untuk kesuksesan jangka panjang dalam industri furniture.

Tantangan dalam Bisnis Furniture

Bisnis furniture memiliki berbagai tantangan yang harus dihadapi untuk tetap kompetitif dan berhasil. Berikut adalah beberapa tantangan utama yang sering dihadapi dalam industri ini:

1. Persediaan yang Kompleks

Mengelola persediaan dalam bisnis furniture bisa sangat kompleks karena melibatkan berbagai jenis produk, ukuran, dan bahan baku. Salah satunya adalah menentukan akan memasarkan bisnis interior furnitur atau eksterior dan jenis furnitur lainnya.

Menjaga keseimbangan antara memiliki stok yang cukup untuk memenuhi permintaan pelanggan dan menghindari kelebihan stok yang mengikat modal adalah tantangan besar.

Sistem manajemen inventaris yang efektif, seperti penggunaan perangkat lunak manajemen persediaan yang canggih, dapat membantu dalam memantau dan mengoptimalkan stok secara real-time.

2. Fluktuasi Biaya Bahan Baku

Mengelola persediaan dalam bisnis furniture bisa sangat kompleks karena melibatkan berbagai jenis produk, ukuran, dan bahan baku. Menjaga keseimbangan antara memiliki stok yang cukup untuk memenuhi permintaan pelanggan dan menghindari kelebihan stok yang mengikat modal adalah tantangan besar.

Sistem manajemen inventaris yang efektif, seperti penggunaan perangkat lunak manajemen persediaan yang canggih, dapat membantu dalam memantau dan mengoptimalkan stok secara real-time.

3. Persaingan Harga

Pasar furniture sangat kompetitif, dengan banyak pemain yang menawarkan produk serupa. Persaingan harga sering kali menjadi tantangan besar, terutama ketika bersaing dengan produsen besar atau impor yang dapat menawarkan harga lebih rendah.

Untuk tetap kompetitif, bisnis furniture harus menemukan cara untuk membedakan diri melalui kualitas produk, layanan pelanggan yang unggul, dan inovasi desain. Menyusun strategi harga yang tepat dan memberikan nilai tambah yang jelas kepada pelanggan dapat membantu mengatasi tantangan ini.

4. Kualitas Produk dan Pengembangan

Mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk adalah tantangan yang berkelanjutan dalam bisnis furniture. Pelanggan mengharapkan produk yang tahan lama, estetis, dan fungsional.

Proses pengembangan produk yang terus-menerus, termasuk penelitian dan pengembangan (R&D), pengujian kualitas, dan inovasi desain, adalah kunci untuk memenuhi harapan pelanggan dan tetap relevan di pasar.

5. Permintaan Musiman

Permintaan dalam bisnis furniture bisa sangat musiman, dengan puncak permintaan terjadi pada periode tertentu seperti menjelang hari raya atau musim liburan. Mengelola permintaan musiman ini memerlukan perencanaan yang cermat dalam hal produksi, persediaan, dan tenaga kerja.

Bisnis perlu mengantisipasi puncak permintaan ini dan mempersiapkan diri dengan cukup stok dan kapasitas produksi yang memadai untuk memenuhi lonjakan permintaan tanpa mengalami kekurangan atau kelebihan stok yang signifikan.

6. Manajemen Arus Kas

Manajemen arus kas adalah tantangan penting dalam semua bisnis, termasuk dalam industri furniture. Arus kas yang tidak terkelola dengan baik dapat mengakibatkan kesulitan keuangan, bahkan jika bisnis secara keseluruhan menguntungkan.

Penting untuk memantau arus kas secara ketat, merencanakan pengeluaran dengan hati-hati, dan memastikan bahwa pembayaran dari pelanggan diterima tepat waktu.

Menghadapi tantangan-tantangan ini dengan strategi yang tepat dan perencanaan yang matang dapat membantu bisnis furniture tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang dalam lingkungan yang kompetitif dan selalu berubah.

Mengatasi Tantangan dan Mengelola Pembukuan

Mengelola pembukuan dengan baik adalah kunci untuk mengatasi tantangan dalam bisnis furniture dan memastikan kesehatan keuangan yang berkelanjutan. Berikut adalah beberapa strategi penting dalam mengatasi tantangan pembukuan:

1. Manajemen Biaya Bahan Baku

Biaya bahan baku sering kali menjadi salah satu komponen terbesar dalam biaya produksi furniture. Untuk mengelola biaya ini secara efektif, penting untuk memiliki hubungan yang baik dengan pemasok dan mencari peluang untuk negosiasi harga yang lebih baik.

Membeli bahan baku dalam jumlah besar ketika harga sedang rendah atau menjalin kontrak jangka panjang dengan pemasok dapat membantu menstabilkan biaya. Selain itu, terus mencari bahan baku alternatif yang lebih murah namun tetap berkualitas dapat membantu menekan biaya.

2. Pemantauan Biaya Tenaga Kerja

Biaya tenaga kerja adalah elemen penting lainnya dalam biaya produksi. Memantau dan mengelola biaya ini secara cermat sangat penting untuk menjaga efisiensi operasional. Menggunakan sistem penjadwalan yang efisien dan memastikan bahwa tenaga kerja terlatih dengan baik dapat membantu meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya.

Selain itu, otomatisasi proses produksi dapat mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual dan menekan biaya tenaga kerja jangka panjang.

3. Pencatatan Biaya Produksi

Pencatatan biaya produksi yang akurat adalah fondasi untuk memahami profitabilitas dan efisiensi bisnis Anda. Setiap biaya yang terkait dengan produksi, mulai dari bahan baku hingga tenaga kerja dan overhead, harus dicatat dengan rinci.

Ini memungkinkan Anda untuk menghitung biaya per unit secara akurat dan menentukan harga jual yang tepat.

4. Perhatikan Tren Penjualan dan Musim Bisnis

Memahami tren penjualan dan pola musiman dalam bisnis furniture sangat penting untuk perencanaan yang efektif. Dengan menganalisis data penjualan historis, Anda dapat mengidentifikasi periode puncak dan sepi dalam permintaan.

Informasi ini membantu dalam mengelola persediaan, merencanakan produksi, dan mengatur tenaga kerja sesuai kebutuhan. Selain itu, strategi pemasaran dan promosi dapat disesuaikan untuk memaksimalkan penjualan selama periode puncak.

5. Evaluasi Margin Keuntungan

Evaluasi margin keuntungan secara rutin membantu memastikan bahwa bisnis Anda tetap menguntungkan. Analisis margin kontribusi untuk setiap produk dapat memberikan wawasan tentang produk mana yang paling menguntungkan dan mana yang mungkin memerlukan penyesuaian harga atau pengurangan biaya.

Menggunakan analisis margin untuk pengambilan keputusan strategis dapat membantu dalam fokus pada produk-produk yang memberikan nilai terbaik bagi bisnis Anda.

6. Pertimbangkan Biaya Pemasaran

Pemasaran adalah investasi penting untuk menarik pelanggan dan meningkatkan penjualan. Namun, biaya pemasaran harus melalui pengelolaan yang baik agar tidak melebihi anggaran. Menyusun anggaran pemasaran yang realistis dan memantau pengeluaran secara rutin membantu memastikan bahwa setiap biaya pemasaran memberikan ROI yang positif.

Menggunakan metode pemasaran digital yang terukur, seperti iklan online dan media sosial, dapat memberikan hasil yang efektif dengan biaya yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan metode tradisional.

7. Gunakan Software Akuntansi yang Sesuai

Menggunakan software akuntansi yang sesuai dapat sangat membantu dalam mengelola pembukuan dan memantau kesehatan keuangan bisnis Anda. Software akuntansi modern menawarkan berbagai fitur, seperti pelacakan biaya, pembuatan laporan keuangan, dan analisis data, yang mempermudah pengelolaan keuangan.

Pilih software yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda dan pastikan untuk mengintegrasikannya dengan sistem manajemen inventaris dan produksi untuk efisiensi maksimal.

Dengan menerapkan strategi-strategi ini, Anda dapat mengatasi tantangan dalam bisnis furniture dan mengelola pembukuan dengan lebih efektif.

Kesimpulan

Bisnis furniture di Indonesia menawarkan peluang yang luas, namun juga menghadapi berbagai tantangan yang signifikan.

Banyak pelaku usaha mengalami masalah sebelum membangun bisnis furniture meliputi persediaan yang kompleks, fluktuasi biaya bahan baku, persaingan harga, menjaga kualitas produk, mengatasi permintaan musiman, dan mengelola arus kas.

Strategi utama yang bisa diterapkan mencakup analisis pasar dan tren furniture, strategi pemasaran yang efektif, pengelolaan keuangan yang baik, efisiensi operasional dalam produksi, dan inovasi produk yang berkelanjutan.

Penggunaan software retail, salah satunya dari Total ERP dapat memainkan peran penting dalam pengembangan bisnis furniture. Software ini membantu dalam manajemen inventaris, analisis penjualan, dan pengelolaan pembukuan secara real-time, memungkinkan pelaku usaha untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan cepat.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana software retail dapat membantu mengembangkan bisnis furniture Anda, jangan ragu untuk mencoba demo gratis yang bisa Anda coba dengan klik banner di bawah ini.

DemoGratis
Picture of Haruka Yui
Haruka Yui

Pencarian

Artikel Lainnya

Akselerasi Bisnis Anda Ke Level Berikutnya!

Telah Dipercaya Oleh

Sebentar! Apakah Anda Mau Coba Demo Gratisnya? Cukup isi Form Dibawah ini