Supply Chain Management Farmasi membantu perusahaan mengelola alur bahan baku, obat, stok, distribusi, dan data produk secara terintegrasi dari pemasok hingga pasien.

Tantangan utama SCM farmasi mencakup kepatuhan BPOM dan CDOB, pengelolaan FEFO, cold chain, batch tracking, serialisasi, serta visibilitas stok antar gudang.

Digitalisasi SCM farmasi melalui sistem ERP membantu memantau stok, expiry date, suhu, batch, dan distribusi secara real-time untuk mengurangi risiko stockout, produk kedaluwarsa, dan recall yang lambat.