Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit ut aliquam, purus sit

12 Rekomendasi Software Procurement Terbaik dan Jenisnya (2024)

Picture of Vania

Dalam dunia bisnis yang kompleks, bisnis sering kali menghadapi berbagai tantangan dalam proses pengadaan, seperti keterlambatan pengiriman, kesalahan dalam pesanan, dan kurangnya transparansi dalam hubungan dengan vendor yang dapat menimbulkan ketidakpercayaan dan menghambat kolaborasi yang efektif.

Software Procurement hadir sebagai solusi perangkat lunak untuk mengatasi tantangan ini. Software ini mengotomatisasi dan menyederhanakan proses pembelian dari awal hingga akhir, memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko, dan memperkuat hubungan dengan para pemasok.

Namun, dengan banyaknya pilihan Software Procurement di Indonesia, masing-masing menawarkan fitur dan keunggulan yang berbeda, hal ini membuat banyak bisnis merasa kesulitan dalam memilih solusi yang tepat dan paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Oleh karena itu, artikel ini akan memberikan 12 rekomendasi Software Procurement terbaik untuk memandu Anda dalam menavigasi pilihan yang ada dan memastikan keputusan yang diambil dapat memaksimalkan efisiensi operasi bisnis Anda.

Rekomendasi Terbaik Software Procurement

Dalam dunia bisnis, pengadaan barang dan jasa merupakan aspek yang sangat penting. Hal ini membuat organisasi perlu memastikan bahwa proses pengadaan berjalan dengan efektif dan efisien. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pengadaan adalah dengan menggunakan sistem procurement yang tepat. Oleh karena itu, diperlukan rekomendasi terbaik mengenai sistem procurement yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. 

1. Total ERP

total erp

Total ERP adalah software ERP yang menyediakan solusi bisnis terpadu untuk perusahaan. Salah satu aspek penting dari Total ERP adalah modul procurement atau pengadaan, yang membantu perusahaan dalam proses pengadaan barang dan jasa yang diperlukan untuk operasional bisnis.

Software ini membantu organisasi mengontrol biaya pengadaan menjadi lebih efisien melalui sistem pembelian. Bisnis juga dapat mengelola pengajuan pembelian dari setiap cabang dan mendapatkan penawaran terbaik dari supplier dengan sistem e-procurement.

Total ERP menawarkan fitur-fitur seperti manajemen pemasok, otomatisasi proses procure-to-pay, manajemen kontrak, serta pelacakan dan analisis pengeluaran. Sistem ini mengotomatiskan tugas-tugas pengadaan, meningkatkan visibilitas dan kontrol atas pengeluaran, serta memastikan kepatuhan terhadap kebijakan internal dan eksternal.

Dengan adanya fitur analisis biaya dan manajemen anggaran, perusahaan dapat memastikan bahwa pengadaan barang dan jasa terlaksana dengan efisien dan sesuai dengan anggaran yang telah sesuai.

Dengan fitur-fitur yang komprehensif sehingga terintegrasi dengan baik, Total ERP merupakan solusi sistem procurement yang efektif bagi perusahaan untuk mengelola dan mengoptimalkan proses pengadaan barang dan jasa secara efisien.

Kelebihan:

  • User-friendly interface
  • Kustomisasi sesuai kebutuhan bisnis
  • Integrasi antar modul
  • Tidak ada batasan pengguna
  • Layanan after-sales dan maintenance

Kekurangan:

  • Durasi implementasi beragam tergantung kebutuhan bisnis

2. Oracle Procurement Cloud

Oracle Procurement Cloud adalah aplikasi procurement berbasis cloud yang dirancang untuk mengotomatisasi dan merampingkan seluruh proses pengadaan, mulai dari sourcing dan permintaan hingga manajemen kontrak dan pembayaran.

Fitur-fitur utamanya meliputi analisis pengeluaran, manajemen pemasok, e-invoicing, dan otomatisasi alur kerja. Selain itu, Oracle juga memungkinkan bisnis untuk memaksimalkan kualifikasi pemasok dengan manajemen kualifikasi pemasok yang meningkatkan agilitas.

Kelebihan:

  • Kemampuan integrasi
  • Aksesibilitas cloud
  • Fitur keamanan yang kuat

Kekurangan:

  • Biaya implementasi yang tinggi
  • Kustomisasi terbatas
  • Kurva pembelajaran yang curam

3. Microsoft Dynamics

Microsoft Dynamics menyediakan solusi untuk mengelola proses procurement dengan efisien. Sistem ini mencakup semua aspek dari pengadaan produk dan layanan, mulai dari identifikasi kebutuhan produk dan layanan, pengadaan produk, penerimaan, faktur, hingga pemrosesan pembayaran dengan vendor.

Dengan fitur-fitur seperti manajemen pengadaan, manajemen vendor, manajemen persediaan, software ini memberikan visibilitas dan kontrol yang lebih baik dalam proses pengadaan serta meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

Kelebihan:

  • User interface intuitif
  • Integrasi dengan produk Microsoft lainnya
  • Keamanan data yang kuat

Kekurangan:

  • Biaya implementasi dan operasional yang tinggi
  • Kompleksitas sistem
  • Kustomisasi mungkin memerlukan bantuan konsultan atau pengembang pihak ketiga

4. SAP Ariba Procurement 

SAP Ariba adalah software purchasing yang membantu perusahaan mengelola seluruh siklus pengadaan dengan efisien, mulai dari sumber daya hingga pembayaran. SAP Ariba menyediakan fitur-fitur utama seperti manajemen pemasok, otomatisasi siklus procure-to-pay, manajemen kontrak, analisis pengeluaran, dan manajemen katalog produk. 

Dengan fitur-fitur ini, SAP Ariba meningkatkan efisiensi proses, visibilitas pengeluaran, kolaborasi dengan pemasok, serta memastikan kepatuhan dan mengurangi risiko. Keunggulannya termasuk integrasi yang kuat dengan ekosistem SAP, platform berbasis cloud yang menawarkan akses dari mana saja.

Kelebihan:

  • Integrasi yang kuat dengan sistem lain
  • Kemampuan analitik yang tinggi
  • Skalabilitas

Kekurangan:

  • Kompleksitas sistem
  • Ketergantungan pada ekosistem SAP
  • Pengguna baru mungkin butuh pelatihan

5. Software Procurement HashMicro

software procurement hashmicro

HashMicro adalah software procurement yang dirancang untuk menyederhanakan proses pengadaan. Software ini membantu bisnis mengontrol biaya pengadaan menjadi lebih efisien melalui sistem pembelian. Bisnis juga dapat mengelola pengajuan pembelian dari setiap cabang dan mendapatkan penawaran terbaik dari supplier.

Fitur-fitur utama HashMicro meliputi sistem pembelian otomatis, portal permintaan pembelian, online portal for suppliers, dan vendor/supplier rating. Selain itu, HashMicro juga menyediakan sistem keterlacakan penuh, manajemen backorder mudah, biaya procurement lebih terkontrol, dan melakukan pembayaran tepat waktu

Kelebihan:

  • Antarmuka intuitif dan ramah pengguna
  • Kemudahan kustomisasi sesuai kebutuhan bisnis
  • Integrasi yang kuat dengan sistem lain
  • Lifetime after-sales service and maintenance

Kekurangan:

  • Antrian demo gratis yang panjang karena banyaknya peminat

6. Procurify

Procurify adalah solusi manajemen pengadaan berbasis cloud yang dirancang untuk membuat proses pengadaan menjadi sederhana dan efisien. Procurify menyediakan fitur-fitur seperti pembuatan permintaan pembelian, persetujuan alur kerja, manajemen vendor, pelacakan pengeluaran, dan analisis pembelian.

Procurify memungkinkan bisnis untuk melacak dan mengendalikan setiap pembelian dari permintaan hingga pembayaran, memastikan pengadaan yang lebih patuh dan efektif. Dengan alat otomatisasi, Procurify menghilangkan pekerjaan manual yang rentan terhadap kesalahan dan membebaskan waktu untuk fokus pada inisiatif berharga lainnya.

Kelebihan:

  • Kemudahan penggunaan
  • Aksesibilitas cloud
  • Integrasi dengan sistem lain

Kekurangan:

  • Keterbatasan fitur
  • Biaya langganan relatif tinggi
  • Fitur pelaporan kurang optimal

7. Software Procurement Precoro

Precoro adalah aplikasi purchasing berbasis cloud yang dirancang untuk mengotomatiskan dan menyederhanakan proses procurement perusahaan. Dengan fitur-fitur canggih, Precoro membantu untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi kesalahan manual.

Precoro juga memiliki fitur seperti pembuatan dan pengiriman pesanan pembelian, analitik visual pada pengeluaran oleh departemen, penagihan, anggaran real-time, penerimaan, pencocokan tiga arah, dan manajemen katalog dengan tautan produk.

Kelebihan:

  • Mudah digunakan
  • Integrasi dengan sistem lain

Kekurangan:

  • Kustomisasi terbatas
  • Fitur terbatas
  • Ketergantungan pada internet

8. EQUIP

EQUIP adalah platform pengadaan yang dirancang membantu dalam mengoptimalkan manajemen bisnis, mulai dari biaya pengadaan yang lebih efisien, sederhanakan pengelolaan purchasing untuk multi cabang hingga analisa stok yang komprehensif.

Sistem ini menawarkan berbagai fitur seperti sistem pembelian otomatis yang mengurangi kesalahan input data dan sederhanakan pembuatan faktur, tagihan, dan pembayaran. Ini juga memungkinkan Anda untuk mengontrol dan menganalisis kebutuhan inventaris untuk menghindari pembelian yang tidak perlu dan menekan pemborosan.

Kelebihan:

  • Desain antarmuka intuitif
  • Kustomisasi detail yang mudah
  • Dapat diintegrasikan dengan sistem lain

Kekurangan:

  • Implementasi mungkin memakan waktu untuk bisnis dengan kebutuhan kompleks

9. Coupa Procurement Software

Coupa Procurement Software merupakan e-procurement software berbasis awan yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengelola seluruh proses pengadaan dengan lebih efisien dan transparan.

Coupa menawarkan fitur-fitur seperti otomatisasi alur kerja procure-to-pay, manajemen vendor, analisis pengeluaran, dan pelacakan pesanan secara real-time. Dengan integrasi yang kuat dengan berbagai sistem ERP dan aplikasi bisnis lainnya, Coupa memungkinkan aliran data yang lancar dan meningkatkan interoperabilitas.

Kelebihan:

  • Kemudahan kustomisasi
  • Integrasi dengan sistem lain
  • Aksesibilitas mobile

Kekurangan:

  • Antarmuka kurang ramah pengguna
  • Dukungan pelanggan terbatas
  • Kurva pembelajaran yang curam

10. Kissflow

kissflow

Kissflow adalah sistem pengadaan berbasis cloud yang membantu organisasi untuk mengotomatisasi dan merampingkan proses pengadaannya. Kissflow Procurement Cloud dirancang untuk beradaptasi dengan kebutuhan bisnis Anda.

Sistem ini menawarkan berbagai fitur seperti integrasi, pembuatan proses, tata kelola, pembuatan formulir, portal eksternal, laporan & analitik, dan tabel keputusan. Ini memberikan bisnis fleksibilitas dan alat untuk mengelola kebutuhan pengadaan mereka untuk barang dan jasa, sambil juga memenuhi persyaratan kepatuhan.

Kelebihan:

  • Desain antarmuka yang modern
  • Aksesibilitas cloud
  • Integrasi dengan sistem lain

Kekurangan:

  • Biaya langganan yang tinggi
  • Keterbatasan fitur dan fungsionalitas
  • Dukungan pelanggan kurang responsif

11. Software Procurement Koneksi

Koneksi adalah software procurement yang dirancang secara profesional untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dengan efisien. Koneksi membantu dalam mengelola daftar barang atau jasa yang dibutuhkan, mengirimkan permintaan kepada vendor, membandingkan harga dari berbagai vendor, dan juga membuat pembelian secara elektronik.

Fitur utama software Koneksi meliputi manajemen PO, RFQ, dan PR, yang memungkinkan Anda membuat purchase request dan mengubahnya menjadi purchase order. Software ini juga menawarkan fitur penyetujuan/penolakan purchase request dari berbagai lokasi bisnis, departemen, atau karyawan hanya dengan sekali klik pada sistem procurement.

Kelebihan:

  • User-friendly interface
  • Kemudahan kustomisasi
  • Integrasi yang kuat dengan sistem lain
  • Dukungan pelanggan yang responsif

Kekurangan:

  • Durasi implementasi tergantung pada kebutuhan bisnis

12. ProcurePort

ProcurePort adalah sistem berbasis cloud yang menawarkan perusahaan platform tunggal dan aman untuk mengendalikan operasi pengeluaran. ProcurePort menggabungkan modul penagihan, sourcing, dan anggaran serta fungsionalitas kepatuhan kontrak dan biaya.

Fitur utama dari ProcurePort meliputi manajemen informasi pemasok, komunikasi, dan kinerja. Sistem ini meningkatkan hubungan dengan pemasok dengan mengotomatisasi tugas seperti onboarding pemasok, penilaian risiko pemasok, dan manajemen kontrak.

Kelebihan:

  • Kemudahan penggunaan
  • Analitik yang canggih
  • Fitur keamanan yang kuat

Kekurangan:

  • Keterbatasan kustomisasi
  • Kurva pembelajaran
  • Dukungan pelanggan kurang responsif

Jenis-jenis Software Procurement

Dalam melakukan proses procurement tersebut, ada beberapa jenis software procurement yang dapat digunakan, tergantung pada kebutuhan dan tujuan bisnis. Tentunya masing-masing jenis sistem procurement memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli atau mengembangkan perangkat lunak. 

Purchasing analytics

Purchasing analytics merupakan salah satu jenis sistem procurement yang bermanfaat untuk mengoptimalkan proses pembelian dalam sebuah perusahaan. Oleh karena itu purchasing analytics dapat membantu perusahaan memperoleh informasi dan analisis yang perusahaan butuhkan dalam mengambil keputusan pembelian yang lebih cerdas dan efisien. 

Software ini memungkinkan pengguna untuk memantau dan menganalisis data pembelian, seperti histori pembelian, harga, dan jumlah produk yang dibeli dari berbagai pemasok. Dengan informasi ini, perusahaan dapat mengidentifikasi kesempatan untuk memperoleh diskon volume sehingga dapat mengurangi biaya pengiriman. Selain itu, purchasing analytics juga dapat membantu perusahaan dalam memilih pemasok yang lebih baik dengan membandingkan kinerja dan kualitas pemasok. 

Purchasing order software

Purchasing order software atau lebih populer dengan PO software merupakan jenis sistem procurement yang tecipta untuk membantu perusahaan dalam mengelola proses pembelian dan pengadaan barang. Software ini memungkinkan pengguna untuk membuat pesanan pembelian secara efisien hingga melacak pesanan pembelian, dan memantau persediaan barang. 

Selain itu, PO software juga dapat mempercepat proses persetujuan pesanan pembelian dengan memungkinkan para pihak yang terlibat untuk memberikan persetujuan secara online. Oleh karena itu penggunaan PO software, perusahaan dapat mengurangi risiko kesalahan dalam pengolahan pesanan pembelian, meningkatkan transparansi dalam pengelolaan pembelian, dan mempercepat proses pengadaan barang.

Manajemen kontrak

Procurement manajemen kontrak adalah suatu jenis sistem yang mampu mengelola dan memantau kontrak antara perusahaan dan vendor. Oleh karena itu software ini membantu dalam semua tahapan dari pengadaan hingga penyelesaian kontrak. Fungsi utama dari procurement manajemen kontrak adalah untuk membantu mengoptimalkan proses pengadaan, mengurangi biaya, meningkatkan kualitas layanan yang diterima, dan mengurangi risiko dalam kontrak. 

E-Invoicing

Sistem yang satu ini merupakan jenis software yang tercipta untuk mengotomatisasi proses pengiriman dan penerimaan faktur. Dengan menggunakan e-invoicing, perusahaan dapat menghindari masalah yang terkait dengan faktur manual seperti kesalahan dalam pengolahan data, keterlambatan pembayaran, dan biaya administrasi yang tinggi. Oleh karena itu, Software ini dapat membantu perusahaan dalam menyederhanakan proses pengiriman faktur.

Supplier relationship management

Dengan menggunakan SRM procurement software, perusahaan dapat mengevaluasi kinerja vendor berdasarkan kriteria yang telah tersepakati, seperti kualitas produk, harga, dan layanan pelanggan. Selain itu, supplier management procurement software juga dapat membantu dalam merencanakan hingga mengelola hubungan jangka panjang dengan vendor, termasuk pengembangan vendor dan kolaborasi strategis.

E-Sourcing

E-sourcing procurement software adalah jenis software yang bermanfaat untuk memudahkan perusahaan dalam mencari, mengevaluasi, dan memilih vendor yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Sistem ini memungkinkan perusahaan untuk membuat dan mengirimkan permintaan penawaran kepada berbagai vendor sehingga perusahaan dapat melakukan analisis dan perbandingan penawaran untuk memilih vendor yang paling sesuai dengan persyaratan bisnis perusahaan.

Comprehensive procurement suites

Comprehensive Procurement Suites (CPS) merupakan salah satu jenis sistem procurement yang digunakan untuk memudahkan proses pengadaan barang dan jasa secara end-to-end. CPS mencakup berbagai fitur, seperti pengadaan, kontrak, pembelian, pengiriman, dan pengelolaan inventaris. Oleh karena itu software ini dapat membantu organisasi untuk mengotomatisasi sehingga dapat mengoptimalkan proses pengadaan perusahaan, dari awal hingga akhir.

Baca Juga: Gunakan Aplikasi Procurement untuk Memudahkan Bisnis Anda!

Kesimpulan 

Dalam memilih software procurement yang tepat bagi perusahaan, perlu untuk melakukan analisis terhadap kebutuhan dan tujuan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus dapat membandingkan dengan software lain agar dapat memilih sistem yang paling sesuai. Dengan demikian, perusahaan perlu melakukan riset dan diskusi bersama tim terkait pemilihan aplikasi procurement yang paling tepat.

Rekomendasi software procurement terbaik adalah Total ERP. Dengan fitur terlengkap dan tentunya mudah untuk perusahaan aplikasikan, serta dengan dukungan dari tim ahli yang siap membantu pengguna. Total ERP dapat membantu perusahaan Anda dalam memaksimalkan kegiatan perusahaan dalam proses pengadaan barang dan jasa. Jangan lupa untuk dapatkan demo gratisnya di sini.

Picture of Vania

Vania

Pencarian

Berita Terbaru

lorem ipsum dolor

Berita Terpopuler

lorem ipsum dolor

Akselerasi Bisnis Anda Ke Level Berikutnya!

Telah Dipercaya Oleh

Sebentar! Apakah Anda Mau Coba Demo Gratisnya? Cukup isi Form Dibawah ini

Customer Service

Customer Service
Balasan dalam 1 menit

Customer Service
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
6281222849188
×
Dapatkan Demo Gratis!