Laporan stock opname adalah dokumen rekonsiliasi resmi yang membandingkan stok fisik dengan data sistem untuk menjaga akurasi laporan keuangan sesuai PSAK 202.

Format SO tidak bisa seragam karena setiap industri punya kolom kritis berbeda yang jika dilewatkan membuat data tidak bisa dipakai.

Akurasi SO lebih ditentukan kualitas prosesnya: freeze stok, pembagian zona, dan dokumentasi penyebab selisih adalah tiga penentu utama.