Distribusi semi langsung menggabungkan peran perantara dengan kontrol produsen pada aspek strategis seperti harga, pemasaran, dan standar layanan.

Model ini sering digunakan untuk memperluas jangkauan pasar tanpa harus membangun jaringan distribusi sendiri secara penuh.

Keberhasilan distribusi semi langsung sangat bergantung pada pemilihan perantara, kejelasan aturan kerja sama, dan kesiapan sistem pengelolaan distribusi.