Kode inventaris barang berfungsi sebagai identitas unik setiap item untuk memastikan proses identifikasi, pencatatan, dan pelacakan stok berjalan konsisten dan akurat.

Komponen penting dalam membuat kode meliputi informasi produk, lokasi, supplier, dan tanggal untuk memudahkan manajemen.

Penyusunan kode inventaris memerlukan analisis item, penentuan struktur kode, serta dokumentasi agar sistem dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan.