Bagi banyak perusahaan menengah dan besar, keputusan mencari alternatif Salesforce biasanya tidak dimulai dari fitur, tetapi dari biaya lisensi yang terus bertambah, proses adopsi yang berat, dan administrasi sales yang makin kompleks saat tim berkembang
Setiap bisnis memiliki proses kerja yang berbeda. Maka, memahami pilihan sistem sales dan sales tools yang tersedia dapat membantu perusahaan memilih solusi yang paling tepat.
Key Takeaways
Banyak perusahaan mencari alternatif Salesforce saat biaya lisensi, kompleksitas fitur, dan beban adopsi tidak lagi sebanding dengan kebutuhan tim.
Alternatif Salesforce yang tepat perlu dinilai dari kemudahan penggunaan, integrasi lintas divisi, dan kesiapan vendor mendukung implementasi.
Perusahaan menengah dan besar biasanya lebih membutuhkan software sales yang scalable, mudah diadopsi, dan mampu menyatukan data penjualan dengan operasional.
- Mengapa Anda Perlu Mempertimbangkan Opsi Alternatif Salesforce?
- Kapan Perusahaan Sebaiknya Mencari Alternatif Salesforce?
- 17 Rekomendasi Alternatif Salesforce Software yang Patut Anda Ketahui
- Perbandingan singkat alternatif Salesforce untuk berbagai skala bisnis
- Kriteria Memilih Software Penjualan yang Wajib Anda Perhatikan
- Kesimpulan
Mengapa Anda Perlu Mempertimbangkan Opsi Alternatif Salesforce?
Perusahaan modern terus meninjau infrastruktur teknologinya agar penggunaan biaya dan sumber daya tetap efisien. Saat biaya software tidak lagi hanya datang dari lisensi, manajemen perlu menilai apakah sistem yang digunakan masih sepadan dengan kompleksitas operasional perusahaan.
Kondisi ini membuat banyak perusahaan mulai mempertimbangkan diversifikasi software, terutama ketika satu ekosistem terasa terlalu kaku untuk kebutuhan bisnis yang terus berubah. Bagi owner dan manager, keputusan tersebut memastikan setiap divisi dapat bekerja dengan data yang lebih terhubung.
Di sisi lain, tim operasional biasanya lebih membutuhkan sistem yang mudah diintegrasikan dan tidak rumit digunakan. Dalam rilis CRM Technology Value Matrix, Nucleus menegaskan bahwa adoption adalah faktor paling signifikan terhadap keberhasilan dan ROI implementasi CRM.
Kapan Perusahaan Sebaiknya Mencari Alternatif Salesforce?
Perusahaan biasanya mulai mempertimbangkan alternatif saat sistem sudah tidak lagi mendukung cara kerja tim secara efisien. Berikut adalah tanda-tanda yang sering muncul.
1. Biaya terus naik, tetapi manfaatnya tidak terasa
Perusahaan perlu mulai mencari alternatif saat biaya berlangganan terus bertambah, tetapi tim tidak merasakan peningkatan efisiensi yang sepadan. Kondisi ini sering membuat investasi software terasa berat tanpa hasil yang benar-benar terlihat.
2. Fitur terlalu kompleks untuk kebutuhan tim
Tidak semua perusahaan membutuhkan sistem yang sangat rumit untuk menjalankan proses penjualan sehari-hari. Jika tim justru kesulitan beradaptasi atau jarang memakai fitur yang ada, sistem tersebut mungkin sudah tidak lagi cocok.
3. Tim sales tidak menggunakan sistem secara konsisten
Sistem manajemen penjualan seharusnya memudahkan tim mencatat aktivitas, memantau prospek, dan menindaklanjuti peluang. Jika sales lebih sering kembali ke spreadsheet atau catatan manual, itu bisa menjadi tanda bahwa sistem sekarang kurang praktis digunakan.
4. Integrasi dengan tools lain tidak berjalan lancar
Perusahaan juga perlu mempertimbangkan alternatif ketika data penjualan masih tersebar di banyak platform yang tidak saling terhubung. Kondisi ini membuat laporan lebih lambat dibuat dan keputusan bisnis menjadi kurang akurat.
17 Rekomendasi Alternatif Salesforce Software yang Patut Anda Ketahui
Masing-masing software menawarkan keunggulan yang berbeda, sehingga proses pemilihannya perlu disesuaikan dengan beban administrasi sales, struktur tim, dan kebutuhan integrasi lintas divisi.
1. Total Sales Management Software

Total ERP merancang modul ini untuk mengelola prospek dari awal masuk hingga menjadi pelanggan. Sistem ini mengintegrasikan pencatatan interaksi klien dengan manajemen operasional guna menjaga akurasi informasi.
Software ini lebih relevan untuk perusahaan menengah sampai enterprise yang ingin menghubungkan proses sales dengan divisi lain dalam satu sistem yang terintegrasi.
Fitur unggulan:
- Integrated Customer Communication History
- Automated Quotation Tracking
- Integrated Invoice Creation
- Regional Sales Analytics Dashboard
- Centralized Customer Database
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Terintegrasi dengan modul lain. | Setup awal cukup kompleks. |
| Mudah mengikuti pertumbuhan bisnis. | Kustomisasi tertentu butuh bantuan teknis. |
| Data lebih rapi dan terpusat. | Pengguna baru perlu adaptasi. |
2. HubSpot

HubSpot bermula sebagai platform pemasaran sebelum akhirnya mengembangkan modul CRM. Sistem ini dirancang untuk memudahkan aliran informasi antar departemen tanpa proses konfigurasi yang rumit.
Software HubSpot sering dipilih oleh startup hingga perusahaan menengah yang membutuhkan proses onboarding lebih cepat dan antarmuka yang mudah dipahami sejak awal.
Fitur unggulan:
- Automatic Email Activity Tracking
- Visual Sales Pipeline Management
- Centralized Sales and Marketing Data
- Integrated Meeting Scheduling
- Real-Time Team Performance Reports
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Mudah dipelajari. | Biaya naik saat kontak bertambah. |
| Cocok untuk bisnis berkembang. | Fitur lanjutan perlu pengaturan tambahan. |
| Integrasinya luas. | Kustomisasi tampilan masih terbatas. |
3. Zoho CRM

Zoho membangun ekosistem aplikasi bisnis yang ekstensif dengan modul pengelolaan klien sebagai fitur utamanya. Tim pengembang memfokuskan sistem ini pada fleksibilitas tampilan yang mudah disesuaikan oleh pengguna.
Zoho CRM banyak digunakan oleh bisnis kecil hingga menengah yang mencari ruang kustomisasi cukup luas tanpa beban biaya yang terlalu tinggi.
Fitur unggulan:
- Business Workflow Automation
- AI Sales Prediction Assistant
- Omnichannel Communication Integration
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Biayanya kompetitif. | Tampilannya cukup padat. |
| Terhubung baik dengan ekosistem Zoho. | Respons support kadang lambat. |
| Pilihan aplikasinya banyak. | Sinkronisasi modul perlu dicek berkala. |
4. Microsoft Dynamics 365

Microsoft menghadirkan solusi ini untuk memberikan integrasi maksimal bagi pengguna ekosistem perkantoran Windows. Dynamics 365 menggabungkan AI dengan alur kerja bisnis yang kompleks. Sistem ini umumnya lebih sesuai untuk perusahaan menengah besar hingga enterprise, terutama jika sudah berjalan dalam ekosistem Microsoft.
Fitur unggulan:
- Microsoft 365 Integration
- AI-Driven Sales Insights
- Cloud and On-Premise Deployment
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Cocok untuk ekosistem Microsoft. | Kurva belajarnya cukup tinggi. |
| Keamanan data kuat. | Konfigurasi awal butuh tenaga teknis. |
| Analitiknya mendalam. | Lisensinya relatif mahal. |
5. Software Penjualan HashMicro

Software HashMicro menawarkan solusi yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan operasional di pasar Asia Pasifik. Perangkat lunak ini mengedepankan kustomisasi tinggi agar sesuai dengan regulasi dan budaya bisnis lokal.
HashMicro lebih tepat untuk perusahaan menengah hingga besar yang memerlukan penyesuaian sistem lebih mendalam serta pengelolaan operasional lintas divisi.
Fitur unggulan:
- Business Card Auto Capture
- Automated Lead Scoring
- Real-Time Sales Team Location Tracking
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Support tersedia dalam bahasa lokal. | Update besar perlu penjadwalan. |
| Tampilannya modern. | Beberapa analitik masih dikembangkan. |
| Bisa dipakai banyak user. | Bergantung pada koneksi internet. |
6. Pipedrive

Pipedrive dikembangkan untuk membantu tim lebih fokus pada aktivitas yang mendorong terjadinya closing. Desainnya pun dibuat sederhana, dengan tampilan pipeline penjualan yang jelas dan mudah dipantau.
Software ini lebih ideal bagi tim sales kecil hingga menengah yang ingin menjaga fokus pada pengelolaan pipeline dengan proses adopsi yang relatif cepat.
Fitur unggulan:
- Drag-and-Drop Sales Pipeline
- Automatic Follow-Up Reminders
- Sales Forecasting by Win Probability
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Mudah digunakan. | Kurang kuat untuk after-sales. |
| Fokus pada produktivitas sales. | Fitur marketing terbatas. |
| Aplikasi mobile-nya bagus. | Beberapa integrasi butuh aplikasi tambahan. |
7. Monday CRM

Monday berkembang dari platform manajemen proyek menjadi sistem CRM yang fleksibel untuk berbagai kebutuhan bisnis. Sistem ini memungkinkan tim membangun alur kerja yang lebih bebas dan mudah disesuaikan dengan proses kerja masing-masing.
Aplikasi ini lebih sesuai untuk perusahaan kecil hingga menengah yang membutuhkan alur kerja fleksibel dan kolaborasi antartim dalam satu workspace yang mudah disesuaikan.
Fitur unggulan:
- No-Code Task Automation
- Centralized Team Collaboration
- Custom Visual Dashboard
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat fleksibel. | Setup awal bisa membingungkan. |
| Visual datanya menarik. | Fitur CRM mendalam masih terbatas. |
| Kolaborasi tim lebih mudah. | Harga paketnya cukup tinggi. |
8. Freshworks

Freshworks menawarkan pendekatan modern melalui platform Freshsales yang mengedepankan AI bernama Freddy. Fokus utamanya adalah menghilangkan hambatan antara tim pemasaran, penjualan, dan dukungan.
Sistem ini sering menjadi pilihan bagi bisnis kecil sampai menengah yang ingin menggabungkan aktivitas sales, marketing, dan support dalam sistem yang terasa lebih modern.
Fitur unggulan:
- Built-In Phone and Email
- AI-Based Lead Prioritization
- Website Visitor Behavior Tracking
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Tampilannya modern. | Fitur terbaik ada di paket mahal. |
| Migrasi data relatif cepat. | Beberapa integrasi perlu setup API. |
| Support cukup responsif. | Laporan kustom masih terbatas. |
9. Zendesk Sell

Zendesk Sell mengintegrasikan kekuatan layanan pelanggan dengan produktivitas tim penjualan dalam satu platform terpadu. Sistem ini berfokus pada penyediaan informasi pelanggan yang lengkap sebelum tim melakukan kontak.
Software Zendesk Sell cenderung lebih pas untuk perusahaan yang ingin menyatukan data penjualan dengan riwayat layanan pelanggan agar tindak lanjut prospek lebih kontekstual.
Fitur unggulan:
- Zendesk Support Integration
- Automatic Call Recording
- Sales Sequence Analytics
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Riwayat pelanggan lebih lengkap. | Cukup bergantung pada ekosistem Zendesk. |
| Membantu retensi pelanggan. | Kustomisasi sales kompleks terbatas. |
| Mudah digunakan sejak awal. | Fitur tertentu butuh biaya tambahan. |
10. SAP Software

Sebagai pemimpin perangkat lunak perusahaan, aplikasi SAP menyediakan sistem penjualan yang terintegrasi dengan manajemen rantai pasok. Sistem ini dirancang untuk menangani volume data besar pada perusahaan skala global.
SAP Software umumnya digunakan oleh enterprise atau korporasi besar yang memerlukan integrasi mendalam antara penjualan, logistik, dan fungsi bisnis berskala global.
Fitur unggulan:
- Deep Finance and Logistics Integration
- Historical Demand Forecasting
- Automated Sales Incentive Management
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Standar global untuk enterprise. | Implementasinya lama. |
| Analitiknya kuat. | Butuh biaya dan tenaga ahli besar. |
| Sangat scalable. | Tampilannya terasa kaku. |
11. Oracle Sales System

Sistem ini menawarkan platform penjualan berbasis data yang didukung oleh infrastruktur basis data terkuat di dunia. Sistem Oracle fokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan untuk otomatisasi administrasi penjualan.
Oracle Sales System lebih relevan untuk perusahaan besar yang mengandalkan pengelolaan data kompleks, otomatisasi administrasi sales, dan analisis berbasis AI dalam skala tinggi.
Fitur unggulan:
- Guided Deal Closing
- Automatic Contact Data Cleansing
- Geographic Sales Territory Planning
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Andal untuk data kompleks. | Perlu dukungan IT khusus. |
| Insight-nya berguna untuk manajemen. | Struktur lisensinya cukup rumit. |
| Bisa menggabungkan banyak sumber data. | Penyesuaian alur kerja butuh waktu. |
12. SugarCRM

SugarCRM menekankan pada pengalaman pengguna yang dipersonalisasi dengan slogan “membiarkan platform yang bekerja”. Sistem ini menawarkan fleksibilitas penempatan data yang tinggi bagi perusahaan dengan regulasi ketat.
Software ini dapat dipertimbangkan oleh perusahaan menengah hingga besar yang membutuhkan fleksibilitas tinggi, termasuk opsi on-premise dan pengaturan proses yang lebih spesifik.
Fitur unggulan:
- AI-Based Closing Prediction
- End-to-End Customer Journey Automation
- Role-Based Activity Dashboard
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sangat fleksibel untuk dikustomisasi. | Tampilannya kurang modern. |
| Tersedia opsi on-premise. | Dokumentasinya cukup teknis. |
| Fitur utama cukup lengkap. | Ekosistemnya tidak sebesar kompetitor. |
13. Creatio

Creatio menonjol dengan pendekatan low-code yang memungkinkan pengguna bisnis merancang proses mereka sendiri tanpa bantuan pengembang. Fokus utamanya adalah menyatukan manajemen proses bisnis dan CRM.
Aplikasi ini cocok untuk organisasi menengah hingga enterprise yang ingin membangun proses sales, marketing, dan service dengan pendekatan low-code yang lebih adaptif.
Fitur unggulan:
- Visual BPMN Process Designer
- Ready-to-Use Sales Process Templates
- Structured Lead Lifecycle Management
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Otomatisasi prosesnya kuat. | Perlu pemahaman logika proses. |
| Sales, marketing, dan service jadi satu. | Performa tergantung kompleksitas desain. |
| Fleksibel untuk aplikasi mobile. | Lisensinya cukup mahal. |
14. Vtiger

Vtiger menawarkan solusi CRM open-source yang sangat lengkap untuk mengelola seluruh perjalanan pelanggan. Perangkat lunak ini mengutamakan keterbukaan data dan kemudahan kustomisasi bagi pengguna sistem.
Software Vtiger biasanya menarik bagi bisnis kecil hingga menengah yang menginginkan CRM hemat biaya dengan ruang modifikasi yang cukup luas, terutama jika tim cukup nyaman dengan sistem yang lebih teknis.
Fitur unggulan:
- Integrated Inventory and Quotation Management
- Post-Sales Project Tracking
- Automated Invoicing and Payment Reminders
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Fiturnya cukup lengkap dengan biaya hemat. | Tampilan admin terasa teknis. |
| Bisa dimodifikasi sendiri. | Support resmi butuh biaya tambahan. |
| Bisa terhubung ke software akuntansi. | Update fitur tidak terlalu cepat. |
15. Agile CRM

Agile CRM dirancang sebagai solusi all-in-one yang menggabungkan fitur penjualan, pemasaran, dan layanan untuk bisnis kecil. Fokus pengembang adalah menyediakan fitur canggih dengan harga yang sangat terjangkau.
Software ini lebih pas untuk bisnis kecil yang mencari paket all-in-one untuk penjualan, pemasaran, dan layanan tanpa harus mengeluarkan anggaran besar di tahap awal.
Fitur unggulan:
- Sales Team Gamification
- Drag-and-Drop Email Campaign Builder
- Electronic Document and Signature Management
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Fiturnya lengkap untuk kelas harganya. | Ada batas penggunaan harian. |
| Integrasi media sosialnya baik. | Sinkronisasi data kadang kurang mulus. |
| Landing page template-nya menarik. | Tampilan antarmuka kurang konsisten. |
16. Salesflare

Salesflare ditujukan untuk tim penjualan B2B yang ingin fokus berjualan daripada mengisi data secara manual. Sistem ini mengotomatiskan hampir seluruh pengumpulan informasi dari email, kalender, dan telepon.
Aplikasi Salesflare paling sesuai untuk tim sales B2B kecil hingga menengah yang ingin mengurangi input manual dan menjaga fokus pada aktivitas penjualan harian.
Fitur unggulan:
- Automatic Contact Data Enrichment
- Document Tracking
- Smart Follow-Up Suggestions
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Mengurangi input manual. | Terlalu sederhana untuk enterprise. |
| Meningkatkan efisiensi tim sales. | Sangat bergantung pada integrasi email. |
| Mudah dipelajari. | Kustomisasinya terbatas. |
17. Keap

Keap, yang sebelumnya dikenal sebagai Infusionsoft, fokus pada otomatisasi pemasaran dan penjualan untuk usaha mikro. Perangkat lunak ini membantu pengusaha mengelola pertumbuhan tanpa harus merekrut banyak staf administrasi.
Sistem ini lebih ideal bagi usaha mikro atau bisnis kecil yang ingin memperkuat otomasi pemasaran dan penjualan tanpa menambah banyak beban administrasi.
Fitur unggulan:
- Visual Campaign Automation Builder
- Built-In Payment Processing
- Automated SMS for New Leads
- Active User Community Support
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Kuat untuk marketing automation. | Biaya pelatihan awal cukup tinggi. |
| Membantu proses tagihan berulang. | Setup kampanye kompleks butuh waktu. |
| Mudah digunakan. | Kurang fleksibel untuk tim besar. |
Perbandingan singkat alternatif Salesforce untuk berbagai skala bisnis
Tabel berikut merangkum perbedaan utama tiap alternatif Salesforce berdasarkan skala bisnis, kelebihan, dan fokus fitur agar proses evaluasi software terasa lebih cepat dan terarah.
| Software | Skala Bisnis | Kelebihan utama | Fokus fitur |
|---|---|---|---|
| Total Sales | Menengah–enterprise | Terintegrasi lintas divisi | Quotation, invoicing, dashboard, customer database |
| HubSpot | Startup–menengah | Mudah dipakai dan cepat onboarding | Email tracking, pipeline, meeting, reporting |
| Zoho CRM | Kecil–menengah | Fleksibel dengan biaya relatif terjangkau | Automation, AI assistant, multichannel |
| Microsoft Dynamics 365 | Menengah besar–enterprise | Kuat di ekosistem Microsoft | AI insights, Power BI, cloud, on-premise |
| HashMicro | Menengah–besar | Kustomisasi tinggi untuk operasional kompleks | Lead tracking, mobile app, integrasi operasional |
| Pipedrive | Kecil–menengah | Sederhana dan fokus ke closing | Pipeline, reminder, forecasting, mobile app |
| Monday CRM | Kecil–menengah | Workflow fleksibel dan visual | No-code automation, dashboard, collaboration |
| Freshworks | Kecil–menengah | Modern dan mudah diadopsi | Built-in phone, email, AI lead scoring |
| Zendesk Sell | Menengah | Kuat di sales dan service connection | Call tracking, customer view, analytics |
| SAP Software | Enterprise | Kuat untuk kebutuhan korporasi besar | Sales, supply chain, forecasting, analytics |
| Oracle Sales System | Enterprise | Unggul di data dan otomatisasi sales | AI selling, data cleansing, territory planning |
| SugarCRM | Menengah–besar | Fleksibel dengan kontrol sistem lebih tinggi | Journey automation, AI prediction, dashboard |
| Creatio | Menengah–enterprise | Kuat untuk otomasi proses | Low-code CRM, BPMN, lead management |
| Vtiger | Kecil–menengah | Lebih hemat dan cukup fleksibel | Sales automation, help desk, contact management |
| Agile CRM | Kecil | All-in-one untuk tahap awal | Contact management, email campaign, automation |
| Salesflare | Kecil–menengah | Mengurangi input manual tim sales | Email sync, timeline, auto data capture |
| Keap | Mikro–kecil | Praktis untuk follow-up pelanggan | Sales automation, email marketing, follow-up |
Kriteria Memilih Software Penjualan yang Wajib Anda Perhatikan
Memilih perangkat lunak yang tepat memerlukan pertimbangan matang agar investasi teknologi memberikan dampak positif jangka panjang bagi perusahaan.
Berikut adalah beberapa kriteria penting yang perlu diperhatikan:
- Kemudahan integrasi dengan sistem yang sudah berjalan di perusahaan.
- Skalabilitas biaya lisensi seiring dengan pertumbuhan jumlah pengguna.
- Ketersediaan dukungan teknis yang responsif dalam zona waktu lokal.
- Keamanan data dan kepatuhan terhadap regulasi privasi informasi.
- Fleksibilitas kustomisasi alur kerja sesuai keunikan proses bisnis.
Kesimpulan
Mencari alternatif software CRM selain Salesforce berarti memilih sistem manajemen penjualan yang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis, alur kerja tim, dan target pertumbuhan perusahaan.
Sebelum bermigrasi, perusahaan perlu menguji sistem secara menyeluruh agar solusi yang dipilih tidak hanya menarik di awal, tetapi juga efektif saat digunakan dalam operasional sehari-hari.
FAQ tentang Alternatif Salesforce
Alternatif Salesforce adalah software CRM atau sales management lain yang dapat digunakan perusahaan untuk mengelola prospek, pipeline, aktivitas sales, dan data pelanggan. Banyak bisnis mempertimbangkan opsi ini saat membutuhkan sistem yang lebih sesuai dengan alur kerja internal, anggaran, atau kebutuhan integrasi yang lebih sederhana.
Perusahaan biasanya mulai mencari alternatif saat biaya sistem terus meningkat, tetapi manfaatnya tidak terasa signifikan bagi tim. Kondisi lain yang sering menjadi pemicu adalah adopsi pengguna rendah, fitur terlalu kompleks, atau integrasi dengan tools lain belum mendukung operasional secara efisien.
Faktor pentingnya mencakup kemudahan penggunaan, fleksibilitas integrasi, biaya implementasi, dan kemampuan sistem menyesuaikan proses bisnis perusahaan. Selain itu, bisnis juga perlu menilai kualitas dukungan vendor, skalabilitas software, dan kejelasan proses onboarding sebelum mengambil keputusan.
Ya, banyak alternatif Salesforce yang dirancang untuk mendukung kebutuhan perusahaan menengah hingga besar dengan proses penjualan yang lebih kompleks. Namun, perusahaan tetap perlu memastikan software tersebut mampu menangani volume data, kebutuhan kolaborasi lintas tim, dan integrasi dengan sistem lain yang sudah digunakan.
Migrasi dapat berjalan lebih aman jika perusahaan menyiapkan audit data, pemetaan proses bisnis, dan pelatihan pengguna sebelum sistem baru digunakan penuh. Proses perpindahan juga akan lebih minim gangguan jika vendor baru menyediakan bantuan implementasi, uji coba alur kerja, dan pendampingan saat masa transisi.












