DMS mengelola status order pengiriman, bukan hanya posisi kendaraan. Setiap perubahan status punya data dan keputusan lanjutan yang jelas.

Pengiriman yang gagal atau diterima sebagian perlu dicatat dengan tiga angka terpisah: jumlah dikirim, jumlah diterima, dan sisa yang ditindaklanjuti.

Integrasi DMS dengan ERP menutup celah di dua ujung: ketersediaan stok sebelum kirim dan data terverifikasi untuk penagihan setelah terima.