Deviasi konstruksi merupakan selisih antara rencana jadwal induk dengan realisasi fisik pekerjaan di lapangan pada periode waktu tertentu.

Keterlambatan progres sering kali memicu pembengkakan biaya operasional dan merusak kredibilitas perusahaan di mata pemilik proyek.

Penggunaan sistem pemantauan data secara real-time membantu manajer proyek mendeteksi anomali lebih dini dan menyusun rencana pemulihan.