Industri konstruksi di Indonesia beroperasi dengan karakter tenaga kerja yang dinamis, mulai dari pekerja harian lepas hingga tim proyek berbasis kontrak. Pola ini menuntut pengelolaan administrasi SDM yang berbeda dibandingkan sektor manufaktur atau jasa.
Kewajiban kepatuhan terhadap regulasi seperti UU Ketenagakerjaan, pelaporan BPJS Ketenagakerjaan, serta perhitungan PPh 21 sering kali menjadi kompleks ketika tenaga kerja tersebar di berbagai lokasi proyek. Perbedaan jam kerja, sistem upah, dan durasi kontrak memperbesar risiko ketidaksesuaian data.
Dalam konteks tersebut, software HR kontraktor berperan sebagai sistem terpusat untuk mencatat data karyawan proyek secara konsisten. Pendekatan ini membantu menjaga akurasi administrasi tanpa bergantung pada proses manual yang rentan kesalahan.
Key Takeaways
Manajemen SDM di industri konstruksi memiliki tantangan unik seperti payroll harian dan absensi multi-lokasi yang rumit.
Software HR khusus kontraktor hadir sebagai solusi untuk mengotomatiskan tugas administratif dan mengurangi risiko kesalahan.
Fitur kunci yang wajib dimiliki adalah absensi berbasis GPS (geotagging), modul payroll fleksibel, dan manajemen kepatuhan K3.
15 Rekomendasi Software HR Kontraktor Terbaik di Indonesia 2026
Setelah melakukan analisis mendalam, saya telah menyusun daftar perangkat lunak HR terbaik yang dirancang untuk industri konstruksi. Daftar ini disusun berdasarkan riset terhadap fitur, skalabilitas, dan relevansinya untuk kebutuhan unik di Indonesia.
Ideal Untuk
Solusi terintegrasi untuk manajemen proyek & HR konstruksi.
5/5
Ideal Untuk
Cocok untuk otomatisasi proses konstruksi end-to-end.
4.8/5
Ideal Untuk
Ideal untuk otomatisasi administrasi HR dan payroll umum.
4.7/5
Ideal Untuk
Fokus pada payroll dan absensi untuk UKM.
4.5/5
Ideal Untuk
Aplikasi mobile-first untuk manajemen HR yang fleksibel.
4.6/5
Ideal Untuk
ERP open-source dengan modul HR yang terintegrasi.
4.7/5
Ideal Untuk
Solusi HCM cloud untuk perusahaan skala besar.
4.5/5
1. HashMicro

HashMicro merupakan salah satu software HR yang dirancang untuk mendukung pengelolaan sumber daya manusia secara terstruktur. Sistem ini umumnya digunakan oleh perusahaan yang membutuhkan pengaturan HR dengan tingkat penyesuaian yang fleksibel terhadap proses internal.
Fitur kustomisasi yang tersedia memungkinkan penyesuaian alur kerja sesuai kebutuhan organisasi, termasuk pada perusahaan dengan struktur dan skala yang beragam. Pendekatan ini membuat sistem HR lebih adaptif terhadap perubahan operasional dan pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Fitur Utama
- Aplikasi Absensi Mobile dengan GPS
- Manajemen Timesheet
- Manajemen Kontrak & Dokumen Karyawan
- Manajemen Payroll Harian & PPh 21
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi yang mencari otomatisasi proses bisnis secara menyeluruh.
Harga: HashMicro menyediakan skema harga berdasarkan modul yang dipilih. Hubungi tim penjualan mereka untuk informasi lebih lanjut.
2. Mekari Talenta

Mekari Talenta adalah salah satu penyedia solusi digital HR di Indonesia yang menawarkan solusi administrasi HR dan payroll. Meskipun bukan spesialis konstruksi, fiturnya yang fleksibel dapat diadaptasi untuk kebutuhan kontraktor.
Kekuatan utamanya terletak pada otomatisasi payroll dan fitur absensi online berbasis GPS. Ini sangat membantu perusahaan konstruksi dalam mengelola karyawan yang tersebar di berbagai lokasi proyek.
Fitur Utama
- Absensi Online dengan GPS
- Perhitungan Payroll Otomatis (termasuk PPh 21)
- Manajemen Cuti dan Klaim
- Aplikasi ESS (Employee Self-Service)
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan kontraktor yang fokus utamanya adalah otomatisasi payroll dan absensi karyawan.
Harga: Mulai dari Rp 20.000 per karyawan per bulan dengan berbagai paket yang tersedia.
3. Total ERP

Software HR Total menyediakan fitur terintegrasi untuk mendukung proses rekrutmen, pengelolaan data karyawan, penggajian, hingga evaluasi kinerja. Pendekatan ini membantu perusahaan menyederhanakan administrasi SDM dalam satu sistem yang terpusat.
Selain itu, sistem manajemen SDA ini terhubung dengan sistem lain dalam perusahaan memungkinkan sinkronisasi data lintas departemen. Integrasi tersebut mendukung pengambilan keputusan yang lebih konsisten serta efisiensi operasional secara menyeluruh.
Fitur Utama
- Pengelolaan Jadwal Kerja dan Shift
- Absensi Online (Selfie & GPS)
- Akses Mobile berbasis Portal Mandiri
- Manajemen Payroll & PPh 21
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi skala menengah hingga besar yang membutuhkan sistem terintegrasi.
Harga: Hubungi tim konsultan Total ERP untuk mendapatkan penawaran harga yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.
4. GajiHub

GajiHub adalah software HR dan payroll yang dirancang untuk usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Platform ini menawarkan solusi yang simpel dan terjangkau untuk mengelola administrasi karyawan.
Bagi kontraktor skala kecil, GajiHub bisa menjadi pilihan tepat karena kemudahan penggunaan dan harganya yang kompetitif. Fitur absensi selfie dengan GPS juga relevan untuk memantau tim di lapangan.
Fitur Utama
- Absensi Online (Selfie & GPS)
- Perhitungan Gaji, PPh 21, dan BPJS
- Pencatatan Cuti dan Izin
- Manajemen Data Karyawan
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Kontraktor skala kecil atau startup di bidang konstruksi.
Harga: GajiHub menawarkan paket gratis untuk hingga 10 karyawan, dengan paket berbayar mulai dari Rp 12.000 per karyawan per bulan.
5. GreatDay HR

GreatDay HR adalah platform HR berbasis mobile yang menawarkan berbagai fitur untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dan efisiensi operasional. Aplikasinya dirancang agar mudah diakses oleh semua level karyawan.
Untuk industri konstruksi, fitur absensi dengan pengenalan wajah dan geotagging menjadi nilai tambah yang signifikan. Selain itu, platform ini juga menyediakan fitur komunikasi internal untuk memudahkan koordinasi tim.
Fitur Utama
- Absensi dengan Face Recognition & Geofencing
- Pengajuan Cuti, Klaim, dan Lembur via Aplikasi
- Perhitungan Payroll Otomatis
- Fitur Komunikasi Internal (Blast)
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi yang memprioritaskan kemudahan akses dan manajemen HR melalui perangkat mobile.
Harga: Harga disesuaikan berdasarkan jumlah karyawan dan paket fitur yang dipilih.
6. LinovHR

LinovHR adalah penyedia software HRIS (Human Resource Information System) yang komprehensif di Indonesia. Platform ini menawarkan berbagai modul yang dapat disesuaikan, mulai dari rekrutmen hingga manajemen suksesi.
Modul manajemen waktu dan payroll-nya cukup fleksibel untuk mengakomodasi kebutuhan perusahaan konstruksi. Kemampuannya untuk mengelola struktur organisasi yang kompleks juga menjadi keunggulan.
Fitur Utama
- Modul Manajemen Personalia
- Manajemen Waktu (Absensi & Jadwal)
- Modul Payroll Services
- Manajemen Kompetensi & Pelatihan
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi skala menengah ke atas yang membutuhkan sistem HRIS yang modular dan dapat diskalakan.
Harga: Skema harga berbasis langganan per modul, hubungi tim LinovHR untuk detailnya.
7. Gadjian

Gadjian adalah aplikasi HR dan payroll online yang berfokus pada penyederhanaan tugas-tugas administratif. Platform ini dikenal karena perhitungannya yang akurat dan sesuai dengan regulasi pemerintah Indonesia.
Bagi perusahaan kontraktor, fitur perhitungan PPh 21 dan BPJS yang otomatis sangat membantu. Gadjian juga dapat menangani struktur gaji yang bervariasi, meskipun mungkin memerlukan penyesuaian manual untuk skema borongan.
Fitur Utama
- Analisis Data Karyawan (HRD Analytics)
- Perhitungan Gaji, Tunjangan, PPh 21 & BPJS
- Manajemen Cuti dan Absensi
- Struktur dan Skala Upah
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi yang prioritas utamanya adalah akurasi dan kepatuhan dalam penggajian.
Harga: Mulai dari Rp 12.500 per karyawan per bulan.
8. KaryaONE

KaryaONE menyediakan solusi HRIS yang berfokus pada manajemen absensi dan administrasi personalia. Sistem ini menawarkan berbagai metode pencatatan kehadiran, termasuk sidik jari, kartu, dan aplikasi mobile.
Kemampuan integrasi dengan mesin absensi fisik menjadi nilai tambah bagi perusahaan konstruksi yang sudah memiliki infrastruktur tersebut. Aplikasi mobile-nya juga dilengkapi dengan pelacakan lokasi GPS.
Fitur Utama
- Manajemen Absensi Multi-Lokasi
- Perhitungan Payroll dan PPh 21
- Pengajuan Cuti dan Izin Online
- Aplikasi Mobile ESS
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi yang membutuhkan sistem absensi yang fleksibel dan terintegrasi dengan mesin fisik.
Harga: Paket dimulai dari Rp 7.500 per karyawan per bulan.
9. Hadirr

Hadirr adalah penyedia solusi digital HR yang berfokus pada solusi absensi dan manajemen tugas lapangan. Platform ini dirancang untuk memantau produktivitas tim yang bekerja secara mobile atau di berbagai lokasi.
Ini menjadikannya sangat cocok untuk industri konstruksi. Fitur timesheet digitalnya memungkinkan karyawan melaporkan aktivitas kerja harian lengkap dengan foto dan lokasi, memberikan data akurat untuk perhitungan upah.
Fitur Utama
- Absensi Digital dengan GPS dan Verifikasi Wajah
- Timesheet Online untuk Pelaporan Aktivitas
- Manajemen Shift Kerja
- Reimbursement Online
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi yang membutuhkan alat canggih untuk memantau kehadiran dan produktivitas pekerja lapangan.
Harga: Tersedia paket gratis dengan fitur terbatas, dan paket berbayar mulai dari Rp 10.000 per pengguna per bulan.
10. Zoho People

Zoho People adalah bagian dari ekosistem Zoho yang luas, menawarkan sistem HR yang sangat dapat dikustomisasi. Platform ini memungkinkan perusahaan untuk membangun alur kerja, formulir, dan modul sesuai kebutuhan spesifik mereka.
Untuk kontraktor, fleksibilitas ini berarti sistem dapat diatur untuk menangani proses HR yang unik, seperti manajemen sertifikasi K3 atau alur persetujuan lembur yang berlapis.
Fitur Utama
- Manajemen Data Karyawan Terpusat
- Attendance Management (termasuk Geotracking)
- Manajemen Kinerja
- Kustomisasi Alur Kerja dan Formulir
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi dengan proses HR yang unik dan membutuhkan sistem yang sangat fleksibel.
Harga: Mulai dari sekitar Rp 15.000 per pengguna per bulan.
11. Odoo

Odoo adalah platform ERP open-source yang menawarkan rangkaian aplikasi bisnis terintegrasi, termasuk modul HR. Modul HR Odoo mencakup rekrutmen, data karyawan, absensi, cuti, dan penilaian.
Keunggulan Odoo adalah sifatnya yang modular dan dapat dikembangkan lebih lanjut. Perusahaan konstruksi dapat mengintegrasikan modul HR dengan modul Proyek, Akuntansi, dan Inventaris untuk menciptakan sistem yang benar-benar terpadu.
Fitur Utama
- Manajemen Karyawan
- Pelacakan Waktu dan Absensi
- Manajemen Rekrutmen
- Penilaian Kinerja Karyawan
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi yang menginginkan satu platform ERP terintegrasi dan memiliki sumber daya untuk kustomisasi.
Harga: Harga bervariasi tergantung pada aplikasi yang digunakan, jumlah pengguna, dan metode hosting. Mulai dari sekitar $20 per pengguna per bulan.
12. SAP SuccessFactors
SAP SuccessFactors adalah solusi Human Capital Management (HCM) berbasis cloud untuk perusahaan skala besar. Platform ini menyediakan rangkaian lengkap alat untuk mengelola seluruh siklus hidup karyawan.
Meskipun merupakan solusi enterprise, SAP dapat dikonfigurasi untuk menangani kompleksitas industri konstruksi, terutama dalam hal manajemen talenta, perencanaan tenaga kerja strategis, dan kepatuhan global.
Fitur Utama
- Core HR dan Payroll
- Manajemen Talenta (Rekrutmen, Kinerja, Pembelajaran)
- Analitik Tenaga Kerja
- Manajemen Pengalaman Karyawan
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi multinasional atau skala enterprise yang sangat besar.
Harga: Harga sangat bervariasi dan memerlukan konsultasi langsung dengan tim penjualan SAP.
13. SunFish HR

SunFish HR adalah salah satu pelopor software HR di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Mereka menyediakan solusi HR yang matang dan komprehensif, baik untuk implementasi on-premise maupun cloud.
Dengan pengalaman panjang, SunFish HR mampu menangani aturan payroll dan pajak yang kompleks, yang relevan untuk perusahaan konstruksi dengan berbagai jenis karyawan.
Fitur Utama
- Administrasi Personalia
- Manajemen Payroll dan Pajak
- Manajemen Waktu dan Kehadiran
- Manajemen Kinerja
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi skala menengah ke atas yang membutuhkan solusi HR yang stabil dan teruji.
Harga: Memerlukan permintaan penawaran langsung ke DataOn (penyedia SunFish HR).
14. OrangEHRM

OrangEHRM adalah platform manajemen SDM open-source yang populer secara global. Ini menawarkan versi gratis (Open Source) dan versi berbayar (Professional & Enterprise) dengan fitur yang lebih lengkap.
Fleksibilitas dari platform open-source memungkinkan perusahaan konstruksi dengan tim IT internal untuk menyesuaikan sistem secara mendalam. Modul-modul dasarnya mencakup administrasi, cuti, dan manajemen waktu.
Fitur Utama
- Manajemen Informasi Personalia (PIM)
- Manajemen Cuti
- Pelacakan Waktu dan Kehadiran
- Modul Rekrutmen
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi yang memiliki tim IT dan mencari solusi HR yang sangat hemat biaya dan bisa dikustomisasi.
Harga: Versi Open Source gratis. Versi berbayar mulai dari $6 per karyawan per bulan.
15. Workday HCM

Workday HCM adalah platform cloud terkemuka yang menyatukan keuangan, HR, dan perencanaan dalam satu sistem tunggal. Solusi ini dirancang untuk perusahaan besar yang membutuhkan wawasan berbasis data untuk pengambilan keputusan.
Seperti SAP, Workday adalah solusi kelas enterprise. Kekuatannya bagi industri konstruksi adalah kemampuannya dalam perencanaan tenaga kerja dinamis, memungkinkan perusahaan merencanakan kebutuhan staf untuk proyek-proyek di masa depan secara strategis.
Fitur Utama
- Human Capital Management (Core HR)
- Payroll dan Manajemen Kompensasi
- Manajemen Talenta dan Pembelajaran
- Perencanaan Tenaga Kerja
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Ideal untuk: Perusahaan konstruksi skala enterprise global yang memprioritaskan perencanaan strategis dan pengalaman pengguna.
Harga: Disesuaikan per perusahaan dan memerlukan konsultasi langsung dengan Workday.
Mengapa Perusahaan Kontraktor Membutuhkan Software HR Khusus?
Kebutuhan HR di sektor konstruksi berbeda secara fundamental dari industri lain, sehingga memerlukan solusi yang terspesialisasi. Tanpa sistem yang tepat, perusahaan berisiko mengalami inefisiensi, pembengkakan biaya, dan masalah kepatuhan.
1. Manajemen tenaga kerja berbasis proyek yang rumit
Alokasi staf ke berbagai proyek dengan durasi dan kebutuhan yang berbeda merupakan tantangan harian. Software HR khusus memungkinkan penjadwalan dan pemindahan karyawan antar proyek menjadi lebih mudah dan terdokumentasi dengan baik.
2. Sistem penggajian yang kompleks (harian, mingguan, borongan)
Kesulitan menghitung upah, lembur, dan insentif untuk pekerja harian lepas maupun karyawan tetap sangatlah tinggi. Sistem HR kontraktor mengotomatiskan perhitungan ini berdasarkan data absensi dan progres kerja, mengurangi risiko kesalahan bayar.
3. Pemantauan absensi di banyak lokasi terpencil
Memastikan kehadiran yang akurat di lokasi proyek yang tersebar seringkali menjadi masalah besar. Menurut data dari Associated General Contractors of America, manajemen tenaga kerja adalah salah satu tantangan terbesar di industri ini.
4. Kepatuhan regulasi dan keselamatan kerja (K3)
Industri konstruksi memiliki standar K3 yang sangat ketat dan diatur oleh pemerintah. Software HR membantu mengelola sertifikasi, lisensi, dan jadwal pelatihan untuk memastikan semua pekerja memenuhi syarat dan standar keselamatan terpenuhi.
Cara Memilih Software HR Kontraktor yang Tepat untuk Bisnis Anda
Memilih sistem yang tepat adalah keputusan strategis yang akan berdampak pada efisiensi operasional Anda. Gunakan kerangka kerja berikut untuk mengevaluasi dan memilih software yang paling sesuai dengan skala dan kebutuhan bisnis.
1. Identifikasi kebutuhan spesifik perusahaan Anda
Langkah pertama adalah memetakan titik masalah utama yang ingin Anda selesaikan di perusahaan. Apakah itu perhitungan payroll yang memakan waktu, rekrutmen pekerja proyek, atau manajemen absensi di lapangan?
2. Perhatikan fitur absensi berbasis lokasi (geotagging)
Fitur ini adalah suatu keharusan untuk memastikan akurasi data kehadiran di berbagai lokasi proyek. Sistem dengan geotagging dan geofencing dapat mencegah kecurangan absensi dan memberikan data waktu kerja yang valid.
3. Pastikan fleksibilitas modul payroll
Software yang Anda pilih harus mampu mengakomodasi berbagai skema pembayaran yang umum di proyek konstruksi. Ini termasuk upah harian, mingguan, bulanan, hingga sistem borongan berdasarkan penyelesaian pekerjaan.
4. Evaluasi kemampuan integrasi dengan sistem lain
Keuntungan besar akan didapat jika software HR dapat terintegrasi dengan sistem lain yang sudah Anda gunakan. Misalnya, integrasi dengan software akuntansi untuk pembukuan atau dengan platform manajemen proyek untuk alokasi biaya tenaga kerja.
5. Pertimbangkan skalabilitas dan dukungan pelanggan
Pilihlah vendor yang sistemnya dapat tumbuh bersama bisnis Anda, dari mengelola puluhan hingga ribuan karyawan. Pastikan juga mereka menyediakan dukungan teknis yang responsif untuk membantu saat Anda menghadapi kendala.
Kesimpulan
Industri konstruksi memiliki kebutuhan pengelolaan SDM yang kompleks karena tenaga kerja berbasis proyek, variasi skema upah, dan lokasi kerja yang tersebar. Kondisi ini menuntut sistem administrasi yang mampu menjaga konsistensi data serta kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan di Indonesia.
Beragam software HR kontraktor yang tersedia menunjukkan tidak adanya satu solusi yang cocok untuk semua perusahaan. Setiap sistem memiliki fokus dan tingkat fleksibilitas berbeda, sehingga relevansinya bergantung pada skala perusahaan dan kompleksitas operasional proyek.
Secara umum, penerapan sistem HR yang terstruktur membantu menekan risiko kesalahan administrasi dan mendukung pengelolaan SDM yang lebih tertata. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan tata kelola di industri konstruksi.
Pertanyaan Seputar Software HR Kontraktor
Perbedaan utamanya terletak pada fitur spesifik untuk industri konstruksi. Software HR kontraktor memiliki modul payroll yang fleksibel (harian, borongan), absensi dengan GPS untuk lokasi proyek, dan seringkali terintegrasi dengan manajemen proyek untuk melacak biaya tenaga kerja per aktivitas.
Sistem ini biasanya menggunakan data dari timesheet atau absensi harian untuk menghitung upah secara otomatis. Untuk gaji borongan, perhitungannya dapat didasarkan pada persentase penyelesaian proyek yang diinput oleh manajer lapangan, yang kemudian dikalikan dengan nilai kontrak yang telah disepakati.
Banyak aplikasi HR modern memiliki kemampuan offline. Karyawan dapat melakukan check-in melalui aplikasi di lokasi proyek, dan data akan disimpan di perangkat. Setelah perangkat kembali terhubung ke internet, data absensi akan otomatis tersinkronisasi dengan server pusat.
Biayanya sangat bervariasi, tetapi untuk perusahaan skala menengah (50-250 karyawan), biaya langganan bulanan bisa berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 15 juta. Biaya ini tergantung pada kelengkapan fitur, jumlah pengguna, dan tingkat kustomisasi yang dibutuhkan.
Sebagian besar software HR modern menyediakan API (Application Programming Interface) yang memungkinkan integrasi dengan sistem lain. Namun, penting untuk mengonfirmasi kemampuan integrasi ini dengan vendor sebelum memutuskan untuk membeli, karena beberapa integrasi mungkin memerlukan biaya pengembangan tambahan.
Software HR memiliki fitur database karyawan yang dapat menyimpan data sertifikasi, lisensi, dan tanggal kedaluwarsanya. Sistem dapat mengirimkan pengingat otomatis kepada HR dan karyawan ketika sertifikasi akan berakhir, sehingga memastikan semua pekerja di lapangan selalu mematuhi standar kepatuhan K3.












