Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit ut aliquam, purus sit

Biaya Overhead Pabrik: Arti, Fungsi, dan Cara Menghitungnya

Picture of Mangku Luhur
biaya overhead pabrik

Tahukah Anda bahwa biaya overhead pabrik dapat mencapai hingga 30% dari total biaya produksi?

Biaya overhead pabrik adalah jenis pengeluaran yang tidak berkaitan langsung dengan produksi barang atau jasa. Contoh-contoh termasuk fasilitas tambahan dalam proses produksi, asuransi, pajak, dan elemen-elemen lainnya. Meskipun tidak terkait secara langsung dengan produksi, biaya ini tetap harus diperhitungkan dan dianggarkan oleh setiap perusahaan.

Nah, bagaimana sebenarnya cara menghitung biaya overhead pabrik? Pada artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail pengertian biaya overhead pabrik, memberikan contoh-contoh yang relevan, dan menguraikan cara menghitungnya. Mari kita mulai dengan memahami definisi dasar biaya overhead pabrik.

Pengertian Biaya Overhead Pabrik (BOP)

Biaya overhead pabrik adalah jenis pengeluaran yang tidak berkaitan langsung dengan proses produksi barang atau jasa. Contoh biaya ini meliputi biaya untuk fasilitas tambahan, asuransi, pajak, dan lain-lain.

Biaya overhead pabrik merupakan pengeluaran yang harus dianggarkan secara terpisah oleh setiap perusahaan dan memainkan peran penting dalam pengeluaran perusahaan. Pengelolaan biaya overhead pabrik yang baik dapat berdampak langsung pada laba dan efisiensi operasional.

Biaya overhead pabrik mencakup berbagai faktor seperti biaya operasional, utilitas, tenaga kerja, sewa ruang pabrik, alat produksi, asuransi, serta pajak dan lisensi. Dalam pengaturan anggaran, biaya overhead pabrik harus dipisahkan dari biaya produksi langsung untuk akurasi dan kontrol yang lebih baik. Memahami dan mengelola biaya overhead pabrik dengan baik sangat penting bagi kesuksesan dan kelangsungan bisnis perusahaan.

Pengelompokan Biaya Overhead Pabrik

pengertian biaya overhead pabrik

Selanjutnya engelompokan biaya overhead pabrik dapat dibagi berdasarkan sifatnya, perilaku akibat perubahan volume produksi, dan departemen di dalam perusahaan. Berikut penjelasannya:

1. Menurut Sifatnya

Biaya overhead pabrik dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan sifatnya, antara lain:

  • Biaya bahan penolong
  • Biaya tenaga kerja tidak langsung
  • Biaya perawatan/pemeliharaan

Setiap jenis biaya overhead pabrik memiliki karakteristik dan pengaruh yang berbeda terhadap proses produksi dan anggaran perusahaan.

2. Menurut Perilaku akibat Perubahan Volume Output/Produksi

Biaya overhead pabrik juga dapat diklasifikasikan berdasarkan perilaku akibat perubahan volume produksi, seperti:

  • Biaya overhead tetap
  • Biaya overhead variabel
  • Biaya overhead semi variabel

Pengelompokan berdasarkan perilaku ini membantu perusahaan dalam mengidentifikasi dan mengelola biaya overhead pabrik dengan lebih efisien.

3. Menurut Departemen di Dalam Perusahaan

Biaya overhead pabrik juga dapat dikelompokkan berdasarkan departemen yang ada di dalam perusahaan, yaitu:

  • Biaya departemen langsung
  • Biaya departemen tidak langsung

Pengelompokan ini memungkinkan perusahaan untuk mengalokasikan, mengendalikan, dan mengawasi pengeluaran biaya overhead pabrik sesuai dengan setiap departemen yang terlibat dalam proses produksi.

Manfaat dari Biaya Overhead Pabrik (BOP)

Beberapa manfaat dari biaya overhead pabrik antara lain memberikan informasi rincian alokasi biaya, membantu mengelola dan mengawasi pengeluaran, serta memudahkan penentuan harga produk.

1. Memberi Informasi Rincian Alokasi Biaya

Biaya overhead pabrik memberikan informasi rincian alokasi biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Dengan adanya informasi ini, perusahaan dapat mengetahui dengan jelas besarnya distribusi biaya overhead pabrik ke setiap aspek produksi. Hal ini membantu dalam menghitung biaya total produksi dan menentukan harga jual yang sesuai dengan alokasi biaya.

2. Mengelola dan Mengawasi Pengeluaran

Biaya overhead pabrik juga membantu dalam mengelola dan mengawasi pengeluaran perusahaan secara keseluruhan. Dengan memiliki anggaran biaya overhead pabrik yang terperinci, perusahaan dapat memantau dan mengontrol pengeluaran yang berkaitan dengan operasional pabrik. Hal ini membantu perusahaan dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya serta mencegah terjadinya pemborosan biaya yang tidak perlu.

3. Memudahkan Penentuan Harga Produk

Salah satu manfaat penting dari biaya overhead pabrik adalah memudahkan penentuan harga produk yang lebih tepat. Dengan mengetahui besarnya biaya overhead pabrik yang dikeluarkan, perusahaan dapat menghitung total biaya produksi dan menentukan harga jual yang mampu mengcover biaya tersebut serta memberikan keuntungan yang diinginkan. Hal ini membantu perusahaan dalam menjaga daya saing dan keberlanjutan usaha.

Cara Penghitungan Biaya Overhead Pabrik (BOP)

manfaat biaya overhead pabrik

Biaya overhead pabrik dapat dihitung dengan berbagai metode, antara lain:

1. Memisahkan Anggaran Setiap Divisi

Satu cara untuk menghitung biaya overhead pabrik adalah dengan memisahkan anggaran setiap divisi. Dalam hal ini, perusahaan mengumpulkan informasi estimasi biaya dari setiap divisi dan melakukan analisis pengajuan overhead cost-nya masing-masing. Dengan memisahkan anggaran setiap divisi, perusahaan dapat lebih spesifik dalam mengalokasikan biaya overhead pabrik.

2. Membuat Total Estimasi BOP

Metode lain yang dapat digunakan adalah membuat total estimasi biaya overhead pabrik (BOP). Dalam hal ini, perusahaan mengumpulkan seluruh biaya overhead pabrik dari setiap divisi untuk kemudian dianalisis secara keseluruhan. Dengan membuat total estimasi BOP, perusahaan dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang total biaya overhead pabrik yang harus dianggarkan.

3. Menghitung Persentase BOP

Selain itu, perusahaan juga dapat menghitung persentase kebutuhan biaya overhead pabrik pada setiap divisi. Dengan menghitung persentase BOP, perusahaan dapat menentukan persentase alokasi biaya overhead pabrik yang diperlukan pada setiap divisi dan membaginya sesuai keperluannya. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengelola biaya overhead pabrik secara proporsional.

Untuk mengoptimalkan cara penghitungan biaya overhead pabrik, perusahaan perlu mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan masing-masing divisi serta melakukan evaluasi rutin terhadap metode yang digunakan. Dengan demikian, perusahaan akan dapat mengelola biaya overhead pabrik dengan lebih efisien dan efektif.

Fungsi dari Biaya Overhead Pabrik (BOP)

Biaya overhead pabrik memiliki beberapa fungsi yang penting dalam pengelolaan keuangan perusahaan.

  • Dasar Estimasi Anggaran: Dengan mengetahui biaya overhead pabrik, setiap divisi dapat membuat proyeksi anggaran yang akurat untuk mencapai tujuan produksi yang diinginkan.
  • Kontrol Pengeluaran Non-Produksi: Biaya overhead pabrik meliputi berbagai pengeluaran yang tidak langsung terkait dengan produksi barang atau jasa. Dengan memantau dan mengendalikan pengeluaran ini, perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan mengurangi pemborosan.
  • Pengurangan Biaya Tidak Diperlukan: Dengan menganalisis komponen biaya overhead pabrik secara detail, perusahaan dapat mengidentifikasi dan mengeliminasi biaya-biaya yang tidak memberikan nilai tambah pada proses produksi, meningkatkan efisiensi dan memaksimalkan penggunaan sumber daya.
  • Dasar Penentuan Strategi Perusahaan: Mengetahui besarnya biaya overhead pabrik dan pengaruhnya terhadap biaya produksi memungkinkan perusahaan merencanakan strategi bisnis yang lebih efektif, termasuk pengaturan harga produk, pengelolaan keuangan, dan pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik.

Dengan memahami fungsi-fungsi penting dari biaya overhead pabrik, perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan biaya tersebut untuk mencapai efektivitas dan efisiensi yang lebih baik.

Kesimpulan

Meskipun tidak langsung terkait dengan proses produksi, biaya overhead pabrik (BOP) tetap memiliki peran penting dan manfaat signifikan. Memahami dan menerapkan BOP dalam bisnis Anda sangat penting untuk memastikan kelancaran operasional dan menghindari kerugian.

Biaya overhead pabrik adalah pengeluaran tetap yang harus dikeluarkan terlepas dari volume produksi. Oleh karena itu, BOP harus dihitung dalam penentuan harga jual produk untuk memastikan bahwa harga yang ditetapkan mencakup semua biaya, sehingga perusahaan dapat menghindari kerugian finansial.

Untuk memastikan bahwa biaya overhead pabrik (BOP) dihitung dengan akurat dalam penentuan harga jual produk menggunakan software manufaktur terbaik dari Total dapat menjadi solusi Anda. Software manufaktur Total telah diadopsi oleh banyak perusahaan manufaktur terkemuka di Indonesia dan terbukti efektif dalam mengoptimalkan biaya overhead serta meningkatkan profitabilitas. Coba demo gratis sekarang!

Picture of Mangku Luhur

Mangku Luhur

Pencarian

Berita Terbaru

lorem ipsum dolor

Berita Terpopuler

lorem ipsum dolor

Akselerasi Bisnis Anda Ke Level Berikutnya!

Telah Dipercaya Oleh

Sebentar! Apakah Anda Mau Coba Demo Gratisnya? Cukup isi Form Dibawah ini

Customer Service

Novita
Balasan dalam 1 menit

Novita
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
6281222849188
×
Dapatkan Demo Gratis!