Pengelolaan keuangan di industri F&B memiliki kompleksitas tinggi, mulai dari pencatatan transaksi harian hingga rekonsiliasi multi-cabang. Tanpa software akuntansi restoran, potensi ketidakakuratan data dan inefisiensi operasional dapat muncul dan menghambat pertumbuhan bisnis.
Ketika proses tersebut tetap dilakukan secara manual, beban administrasi meningkat dan risiko kesalahan pencatatan semakin besar. Dampaknya, arus kas sulit dipantau secara real-time, sementara keputusan strategis menjadi kurang tepat karena minimnya visibilitas keuangan.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, bisnis membutuhkan solusi terintegrasi yang mampu mengotomatiskan proses akuntansi sekaligus meningkatkan kontrol keuangan. Pada bagian berikut, Anda akan melihat bagaimana software akuntansi restoran dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi keuangan bisnis Anda.
Key Takeaways
Software akuntansi restoran adalah sistem yang mengotomatiskan pencatatan transaksi, rekonsiliasi, dan kontrol keuangan untuk mengurangi kesalahan dan meningkatkan efisiensi operasional.
Contoh software akuntansi restoran mencakup solusi khusus F&B seperti Total ERP serta aplikasi populer lain seperti Jurnal, QuickBooks, dan Moka yang mendukung integrasi POS.
Fitur penting software akuntansi restoran meliputi integrasi POS, manajemen resep dan HPP, pelacakan food cost, arus kas real-time, serta laporan keuangan mendalam untuk pengambilan keputusan.
Manfaat Software Akuntansi untuk Restoran
Pengelolaan keuangan restoran membutuhkan ketelitian tinggi karena tingginya volume transaksi dan variabilitas harga bahan baku. Software akuntansi membantu memastikan setiap aspek keuangan berjalan efisien, akurat, dan dapat dipantau secara real-time.
1. Mengontrol biaya bahan baku (food cost) secara skurat
Food cost adalah metrik penting yang menentukan profitabilitas menu. Software akuntansi restoran membantu melacak harga pemasok, mengelola resep digital, dan menghitung HPP/COGS secara otomatis. Dengan data ini, Anda dapat menjaga margin tetap sehat meski harga bahan baku berfluktuasi.
2. Memantau arus kas (cash flow) secara real-time
Arus kas harian yang stabil sangat krusial bagi operasional restoran. Software memungkinkan Anda melihat pendapatan dan pengeluaran secara langsung setiap hari. Dengan visibilitas ini, keputusan penting seperti penundaan pembelian atau alokasi investasi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
3. Menyederhanakan pelaporan pajak dan kepatuhan
Perhitungan pajak seperti PB1 dan PPN dapat diproses otomatis dari setiap transaksi POS. Sistem menghasilkan laporan pajak terformat sehingga proses pelaporan menjadi jauh lebih efisien. Ini mengurangi risiko kesalahan dan memastikan kepatuhan tetap terjaga.
4. Analisis profitabilitas per menu
Software akuntansi memudahkan Anda melihat menu mana yang paling menguntungkan. Integrasi data penjualan POS dan HPP memberi insight akurat tentang performa tiap menu. Hasil analisis ini membantu Anda menentukan menu yang harus dipertahankan, disesuaikan, atau diganti.
5. Pengambilan keputusan berbasis data
Keputusan bisnis menjadi lebih tepat dengan laporan keuangan lengkap seperti laba-rugi, neraca, dan arus kas. Data yang mendalam memberi Anda dasar kuat untuk merencanakan ekspansi, mengatur promosi, atau bernegosiasi dengan pemasok. Ini memastikan setiap langkah yang diambil berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.
12 Rekomendasi Software Akuntansi Restoran Terbaik 2025
Setelah melakukan riset mendalam, membandingkan puluhan penyedia, dan berdasarkan pengalaman di industri ini, saya telah menyusun daftar 12 software akuntansi terbaik yang paling sesuai untuk berbagai skala bisnis restoran di Indonesia. Berikut ini adalah daftar ringkasan rekomendasi yang dapat Anda pertimbangkan:
Ideal Untuk
Cocok untuk restoran menengah–besar yang membutuhkan ERP F&B terintegrasi untuk mengelola akuntansi, POS, inventaris, dan operasional multi-cabang.
Top Choice
5/5
Ideal Untuk
Ideal untuk restoran kecil–menengah yang sudah menggunakan POS terpisah dan membutuhkan akuntansi cloud yang kuat dan mudah digunakan.
4.5/5
Ideal Untuk
Sesuai untuk restoran menengah–besar dengan eksposur internasional yang membutuhkan akuntansi mendalam dan integrasi global.
4.3/5
Ideal Untuk
Pas untuk startup dan restoran kecil–menengah yang mengutamakan kemudahan penggunaan dan integrasi fleksibel dengan POS atau inventaris.
4.4/5
Ideal Untuk
Cocok untuk kafe atau restoran kecil yang membutuhkan POS sederhana dengan laporan keuangan dan akuntansi dasar.
4.3/5
Ideal Untuk
Ideal untuk UMKM F&B yang memerlukan solusi all-in-one mencakup POS, akuntansi, CRM, dan manajemen operasional.
4.4/5
Ideal Untuk
Cocok untuk restoran kecil–besar yang membutuhkan ERP modular fleksibel dan dapat dikembangkan bertahap sesuai kebutuhan operasional.
4.2/5
Daftar ini mencakup solusi lokal dan internasional, mulai dari sistem ERP komprehensif hingga aplikasi POS dengan modul akuntansi terintegrasi. Setiap software memiliki keunggulan dan fokus yang berbeda, sehingga Anda dapat menemukan yang paling pas dengan kebutuhan unik bisnis Anda. Berikut adalah ulasan lengkapnya.
1. Total ERP

Software akuntansi restoran Total ERP adalah sistem yang dirancang secara komprehensif untuk industri F&B, mengintegrasikan akuntansi, POS, inventaris, dan manajemen resep dalam satu platform. Solusi ini cocok untuk restoran skala menengah hingga besar yang membutuhkan kontrol penuh atas operasional multi-cabang.
Fitur akuntansinya mencakup otomatisasi jurnal, manajemen arus kas, rekonsiliasi bank, dan pelaporan laba-rugi per cabang. Dengan kustomisasi tinggi, Total ERP sangat skalabel untuk ekspansi bisnis.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
2. Jurnal by Mekari

Jurnal adalah software akuntansi cloud lokal yang kuat dengan integrasi POS populer di Indonesia, seperti MokaPOS dan Majoo. Cocok untuk restoran kecil hingga menengah yang sudah menggunakan POS terpisah dan membutuhkan sistem akuntansi murni.
Fitur utamanya mencakup pelacakan stok akurat, laporan keuangan komprehensif, dan rekonsiliasi bank otomatis. Antarmuka yang intuitif dan dukungan pelanggan responsif menjadikan Jurnal pilihan handal bagi pelaku F&B.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
3. QuickBooks Online

QuickBooks Online adalah solusi global yang menyediakan platform akuntansi pada bisnis restoran yang populer untuk bisnis kecil dan menengah, dengan integrasi luas ke berbagai POS internasional. Restoran menengah hingga besar yang memiliki eksposur internasional akan mendapat manfaat dari pelacakan pengeluaran, faktur, dan laporan laba-rugi yang mendalam.
Meskipun manajemen resep tidak bawaan, integrasi aplikasi pihak ketiga dapat menutupi kekurangan ini. QuickBooks ideal untuk pemilik atau manajemen yang terbiasa dengan standar akuntansi internasional.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
4. Xero

Xero dikenal dengan antarmuka bersih, intuitif, dan pengalaman pengguna yang ramah untuk pemilik restoran modern. Solusi ini cocok untuk startup dan restoran kecil hingga menengah yang mengutamakan kemudahan penggunaan dan fleksibilitas harga.
Marketplace aplikasi Xero memungkinkan integrasi POS dan manajemen inventaris. Fitur unggulannya meliputi rekonsiliasi bank cepat, pelacakan proyek katering, dan dasbor keuangan yang mudah dibaca.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
5. Restaurant365

Restaurant365 adalah platform all-in-one yang dirancang khusus untuk restoran, menggabungkan akuntansi, operasional, penjadwalan karyawan, dan penggajian. Solusi ini ideal untuk jaringan restoran besar atau grup perhotelan yang membutuhkan kontrol penuh atas operasional multi-cabang.
Integrasi akuntansi dengan manajemen resep, inventaris, dan data POS memungkinkan pelacakan profitabilitas per menu secara real-time. Fitur analisis mendalam memberikan visibilitas dan efisiensi maksimal bagi manajemen F&B.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
6. MokaPOS

MokaPOS adalah sistem POS populer di Indonesia yang juga menawarkan modul akuntansi dasar dan laporan keuangan. Cocok untuk kafe atau restoran tunggal yang baru memulai dan membutuhkan solusi terpadu sederhana.
Pengguna dapat melacak penjualan, inventaris, dan laporan laba-rugi dari satu dasbor. Sehingga pengguna dapat melacak penjualan, mengelola inventaris sederhana, dan melihat laporan laba-rugi langsung dari dasbor Moka.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
7. Majoo

Majoo adalah aplikasi all-in-one untuk UMKM yang menyediakan POS, akuntansi, CRM, manajemen karyawan, dan inventaris dalam satu platform. Solusi ini ideal untuk restoran kecil yang membutuhkan banyak fitur dengan biaya terjangkau.
Fitur akuntansinya otomatis mencatat biaya, arus kas, neraca, dan laba-rugi. Antarmuka dasbor yang terpadu memudahkan pengelolaan berbagai aspek bisnis dari satu tempat.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
8. Odoo

Odoo adalah ERP open-source modular yang fleksibel, memungkinkan pengguna menambahkan modul Akuntansi, POS, Inventaris, Pembelian, atau Manufaktur sesuai kebutuhan. Cocok untuk restoran kecil hingga besar yang ingin mengembangkan sistem secara bertahap.
Odoo mendukung hosting cloud atau on-premise untuk fleksibilitas penuh. Namun, implementasi biasanya memerlukan partner teknis untuk kustomisasi alur kerja spesifik restoran.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
9. Toast POS

Toast adalah platform POS berbasis cloud yang dirancang khusus untuk restoran, termasuk modul akuntansi, penggajian, dan manajemen inventaris. Solusi ini populer di AS dan cocok untuk restoran menengah hingga besar yang membutuhkan sistem hardware-software terpadu.
Fitur pelaporan mendalam memberikan insight tentang penjualan, biaya tenaga kerja, dan profitabilitas menu. Di Indonesia, ketersediaan dan dukungan masih terbatas, serta perangkat keras mungkin memerlukan impor.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
10. Oracle NetSuite for Restaurants

NetSuite adalah ERP cloud kelas enterprise dari Oracle yang sangat skalabel untuk jaringan restoran besar atau waralaba. Platform ini mengelola keuangan, inventaris, rantai pasok, dan SDM dari satu dasbor terpusat.
NetSuite memungkinkan visibilitas real-time ke kinerja setiap lokasi dan kontrol operasional multi-cabang. Solusi ini ideal untuk perusahaan F&B mapan yang menangani volume transaksi tinggi dan kompleks.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
11. Sage Intacct

Sage Intacct adalah software manajemen keuangan cloud dengan kemampuan otomatisasi akuntansi dan pelaporan multi-entitas. Cocok untuk grup restoran atau hotel yang memiliki beberapa lokasi sebagai entitas bisnis terpisah.
Sistem ini mempermudah konsolidasi keuangan dan analisis kinerja per lokasi atau merek. Sage Intacct ideal untuk organisasi F&B dengan struktur perusahaan yang kompleks dan membutuhkan pelaporan mendalam.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
12. Zahir Accounting

Zahir Accounting adalah software akuntansi desktop terkenal di Indonesia, kini juga tersedia versi cloud. Solusi ini cocok untuk restoran kecil hingga menengah yang membutuhkan kontrol data penuh dan kepatuhan pajak lokal.
Fitur Zahir matang dan disesuaikan dengan kebutuhan bisnis di Indonesia. Model lisensi beli-putus menjadikannya pilihan ekonomis dan andal untuk pengelolaan akuntansi internal.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Tips Memilih Software Akuntansi yang Cocok untuk Restoran Anda
Setelah meninjau berbagai opsi, tahap krusial berikutnya adalah menyelaraskan pilihan software dengan kebutuhan operasional restoran Anda. Karena setiap bisnis memiliki kompleksitas berbeda, evaluasi internal menjadi dasar penting untuk memastikan keputusan yang tepat dan berkelanjutan.
Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk memilih solusi yang paling sesuai untuk bisnis Anda.
1. Evaluasi kebutuhan restoran
Buat daftar fitur must-have dan nice-to-have untuk memudahkan seleksi awal. Integrasi POS dan pelacakan food cost biasanya menjadi prioritas, sementara fitur tambahan seperti penjadwalan karyawan dapat menjadi nilai plus.
2. Pertimbangkan skala bisnis (single vs. multi-Cabang)
Kebutuhan restoran tunggal berbeda dari jaringan multi-cabang yang memerlukan konsolidasi laporan, inventaris terpusat, dan perbandingan kinerja antar lokasi. Pastikan software yang Anda pilih memiliki kemampuan untuk mengelola struktur multi-cabang dengan efisien.
3. Fitur spesifik untuk industri F&B
Pastikan software tersebut memiliki fitur yang memang dirancang untuk restoran. Fitur-fitur kunci yang harus ada antara lain manajemen resep untuk melacak HPP, pelacakan food cost secara real-time, dan modul manajemen inventaris bahan baku. Tanpa fitur-fitur ini, Anda akan kehilangan insight paling penting dalam operasional F&B.
4. Kemudahan penggunaan (user interface)
Sebagai pemilik atau manajer restoran, waktu Anda sangat berharga. Software yang Anda pilih harus memiliki antarmuka yang intuitif dan mudah dinavigasi, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang akuntansi. Dasbor yang ringkas dan laporan yang mudah dipahami adalah kunci agar software tersebut benar-benar digunakan secara maksimal.
5. Skalabilitas dan fleksibilitas
Pilihlah sistem yang mampu mengakomodasi pertumbuhan, dari satu gerai kecil menjadi jaringan multi-cabang, tanpa mengharuskan Anda berganti platform di tengah jalan. Fleksibilitas untuk menambah fitur atau modul sesuai kebutuhan adalah nilai tambah yang besar.
6. Dukungan pelanggan dan harga
Saat terjadi masalah teknis, Anda membutuhkan bantuan yang cepat dan responsif. Pastikan penyedia software restoran memiliki tim dukungan pelanggan yang andal dan mudah dihubungi. Selain itu, perhatikan model harga yang ditawarkan. Pilih yang transparan, tanpa biaya tersembunyi, dan sesuai dengan anggaran yang telah Anda siapkan.
7. Manfaatkan periode uji coba dratis (free trial/demo)
Gunakan uji coba untuk menilai kemudahan penggunaan, kecocokan fitur, dan kualitas dukungan pelanggan. Manfaatkan kesempatan ini untuk memastikan kemudahan penggunaan, menguji relevansi fitur dengan operasional harian Anda, dan menilai kualitas tim dukungan pelanggan mereka.
8. Integrasi dengan sistem POS dan lainnya
Ini adalah kriteria yang tidak bisa ditawar. Software akuntansi Anda harus dapat terintegrasi secara mulus dengan sistem Point of Sale (POS) yang Anda gunakan. Integrasi ini memastikan semua data penjualan, metode pembayaran, dan pajak secara otomatis tersinkronisasi, menghilangkan kebutuhan entri data manual yang rentan kesalahan dan memakan waktu.
Kesimpulan
Pengelolaan keuangan restoran membutuhkan sistem yang mampu menangani transaksi harian, food cost, hingga rekonsiliasi multi-cabang secara akurat dan otomatis. Tanpa software akuntansi khusus F&B, risiko kesalahan data, inefisiensi operasional, dan minimnya visibilitas keuangan dapat menghambat pertumbuhan bisnis.
Total ERP menawarkan solusi end-to-end khusus F&B, mengintegrasikan akuntansi, POS, inventaris, dan manajemen resep dalam satu platform. Dengan otomatisasi jurnal, arus kas real-time, laporan laba-rugi per cabang, dan fleksibilitas kustomisasi, sistem ini menjadi pilihan ideal untuk restoran yang mengutamakan kontrol penuh dan skalabilitas.
Untuk merasakan langsung bagaimana Total ERP dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas bisnis Anda, Anda dapat memulai dengan demo gratis dan melihat sendiri perbedaan nyata yang ditawarkan.
Pertanyaan Seputar Software Akuntansi Restoran
Fitur wajib meliputi integrasi dengan POS, manajemen resep, pelacakan food cost, manajemen inventaris, dan laporan laba-rugi per menu.
Biayanya bervariasi, mulai dari aplikasi POS ratusan ribu per bulan hingga software cloud Rp 200.000–1.000.000, sementara ERP komprehensif seperti Total ERP disesuaikan dengan skala bisnis.
Integrasi biasanya menggunakan API dari kedua platform, dan idealnya software akuntansi memiliki integrasi native agar prosesnya lebih mudah tanpa konfigurasi teknis berat.
Software F&B memiliki fitur khusus seperti pelacakan biaya per resep, manajemen inventaris bahan baku, dan analisis profitabilitas menu, sedangkan software biasa fokus pada akuntansi umum.














