Icon Total

Novita
Balasan dalam 1 menit

Novita
Tertarik cek fitur sistem kami?

Jadwalkan demo gratis via WhatsApp dengan tim kami
6281222849188
×

Novita

Active Now

Novita

Active Now

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit ut aliquam, purus sit

Asset Performance Management: Solusi Menjaga Kualitas

Picture of Aldi Ramadhan

Asset performance management berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas produk. Sistem ini menggabungkan teknologi dan analisis data untuk memantau kondisi aset, mengurangi risiko kerusakan, dan meningkatkan efisiensi operasional secara menyeluruh.

Dalam konteks digitalisasi bisnis, penggunaan software fasilitas mendukung integrasi sistem manajemen aset secara real-time. Sistem akuntansi modern pun dapat bersinergi dengan APM untuk pencatatan penyusutan, nilai aset, dan proyeksi biaya pemeliharaan.

Dengan mengelola performa aset secara prediktif, perusahaan dapat mencegah downtime dan memperpanjang usia aset. Hal ini juga memperkuat akuntabilitas pengelolaan aset serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis data.

Daftar Isi
    DemoGratis

    Pengertian Asset Performance Management

    APM adalah pendekatan manajemen berbasis teknologi untuk memantau, menganalisis, dan meningkatkan performa aset perusahaan secara menyeluruh. Sistem ini menggunakan data real-time untuk mendeteksi anomali dan memberikan rekomendasi tindakan pemeliharaan sebelum terjadi kerusakan.

    Asset performance management berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas produk dengan memastikan aset selalu berada dalam kondisi optimal. Penerapan APM juga mendukung efisiensi operasional dan pengurangan biaya tak terduga akibat gangguan teknis.

    Komponen Utama Asset Performance Management (APM)

    Penerapan asset performance management yang efektif membutuhkan integrasi berbagai elemen teknologi dan proses. Setiap komponen bekerja saling terhubung untuk memastikan aset selalu dalam performa optimal dan bebas dari potensi gangguan operasional.

    1. Pengumpulan data

    Langkah pertama dalam implementasi APM adalah proses pengumpulan data secara real-time dari aset fisik. Untuk itu, teknologi seperti sensor IoT dan sistem SCADA berfungsi agar informasi aktual dari kondisi aset dapat terdeteksi dan tercatat secara otomatis.

    a. IoT (Internet of Things)
    Teknologi IoT memungkinkan aset industri untuk saling terhubung dan mengirimkan data ke sistem pusat secara otomatis. Sensor IoT ditempatkan langsung pada mesin atau peralatan untuk mendeteksi kondisi aktual secara berkelanjutan, seperti getaran berlebih, fluktuasi suhu, hingga konsumsi energi.

    IoT menjadi dasar penting dalam sistem APM karena memungkinkan pemantauan dari jarak jauh serta mempercepat respon terhadap potensi kerusakan. Data yang dihasilkan bersifat real-time dan digunakan sebagai landasan analisis performa secara menyeluruh.

    b. SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition)
    SCADA adalah sistem kontrol industri yang digunakan untuk mengawasi dan mengendalikan infrastruktur aset dari pusat kendali. Sistem ini mencatat data operasional dan menyediakan fungsi visualisasi awal terhadap status peralatan dalam skala besar.

    Dalam konteks APM, SCADA membantu mengintegrasikan data dari berbagai titik aset dan mendistribusikannya ke platform pemantauan. Dengan demikian, pengawasan dapat dilakukan secara konsisten dan terkonsolidasi dalam satu sistem kontrol utama.

    2. Analisis data

    Setelah data dari IoT dan SCADA terkumpul, langkah berikutnya adalah proses analisis untuk menghasilkan wawasan yang relevan. Tahapan ini sangat krusial karena menjadi dasar bagi strategi pemeliharaan dan pengambilan keputusan teknis.

    Setelah dikumpulkan, data akan dianalisis menggunakan algoritma prediktif dan kecerdasan buatan. Proses ini memungkinkan sistem mengidentifikasi anomali, pola kerusakan, serta potensi penurunan performa sebelum terjadi kegagalan.

    Analisis ini memungkinkan tim teknis melakukan pemeliharaan berbasis kondisi (condition-based maintenance) alih-alih hanya bergantung pada jadwal tetap. Dengan demikian, risiko downtime dapat ditekan dan efisiensi biaya pemeliharaan meningkat secara signifikan.

    3. Visualisasi dan pelaporan

    Setelah dianalisis, data performa aset harus disampaikan dalam format yang mudah dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, sistem APM menyediakan fitur visualisasi dan pelaporan yang terintegrasi dengan antarmuka yang user-friendly.

    Informasi hasil analisis tersaji melalui dashboard interaktif dan laporan berkala. Penyajian ini mempermudah tim teknis dan manajerial dalam memahami kondisi aset secara menyeluruh serta mendukung pelaporan pada aplikasi manajemen aset.

    a. Dashboard interaktif
    Dashboard interaktif menyajikan data performa aset dalam bentuk grafik, indikator warna, dan notifikasi real-time yang mudah ditafsirkan. Visualisasi ini membantu manajemen mengambil keputusan cepat berdasarkan prioritas kondisi terkini.

    Fitur ini juga memungkinkan perbandingan performa antar aset serta identifikasi tren kegagalan sejak dini. Dengan tampilan yang intuitif, dashboard menjadi alat kolaborasi antara teknisi dan manajer operasional dalam merespons risiko secara responsif.

    b. Laporan kustom (custom report)
    Selain dashboard, APM juga menyediakan fitur pelaporan kustom yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan operasional. Laporan ini berguna untuk mendokumentasikan kondisi aset secara historis dan mengevaluasi efektivitas program pemeliharaan.

    Laporan kustom memberikan fleksibilitas dalam penyajian data sesuai kebutuhan pengguna dan divisi. Format laporan dapat disesuaikan berdasarkan aset, periode waktu, jenis kegagalan, hingga efektivitas tindakan pemeliharaan.

    Dengan fitur pelaporan yang fleksibel dan berbasis data aktual, perusahaan dapat mengambil keputusan strategis secara lebih tepat dan terukur. Untuk menyesuaikan fitur ini dengan skala kebutuhan operasional Anda, silakan lihat skema harga yang tersedia berikut.

    SkemaHarga

    Manfaat Asset Performance Management

    Penerapan Asset Performance Management (APM) memberikan kontribusi signifikan terhadap efektivitas pengelolaan aset dalam jangka panjang. Selain meningkatkan akurasi pengambilan keputusan, APM juga memperkuat pengendalian internal dan operasional yang berkelanjutan.

    1. Deteksi dini anomali

    Asset performance management memungkinkan deteksi dini terhadap tanda-tanda kerusakan atau performa abnormal. Ini penting untuk mencegah kerusakan besar dan menjaga kontinuitas operasional agar proses produksi tidak terganggu.

    Teknologi pemantauan real-time dalam APM membuat sistem mampu mengenali pola yang tidak wajar sebelum menimbulkan dampak lebih luas. Hal ini mendukung proses pencegahan daripada perbaikan, yang jauh lebih efisien secara biaya dan waktu.

    2. Pemeliharaan prediktif

    Dengan pendekatan prediktif, APM mendorong perusahaan melakukan perawatan hanya saat dibutuhkan, bukan berdasarkan jadwal tetap. Hal ini menghemat biaya dan menghindari pemborosan sumber daya akibat over-maintenance.

    Strategi ini memungkinkan perusahaan mengoptimalkan masa pakai aset dan mengalokasikan anggaran pemeliharaan secara lebih akurat. Sejalan dengan itu, APM juga membantu perusahaan menghindari penghentian produksi yang tidak perlu.

    3. Pengurangan downtime

    Downtime yang tidak terencan dapat berdampak pada produktivitas dan reputasi bisnis secara signifikan. Melalui APM, perusahaan dapat mengurangi waktu henti operasional secara drastis melalui respons yang cepat terhadap kondisi aset.

    Sistem akan mengirimkan notifikasi atau peringatan otomatis saat performa aset menurun. Hal ini memungkinkan tim teknis melakukan penanganan segera sebelum terjadi gangguan besar dalam proses bisnis.

    4. Monitoring proses secara konsisten

    APM menyediakan sistem monitoring aset yang berlangsung terus-menerus dan otomatis. Hal ini meningkatkan kontrol terhadap proses dan mendukung penerapan sistem manajemen aset yang komprehensif dan berbasis teknologi.

    Dengan pemantauan konsisten, perusahaan dapat mengakses informasi terkini mengenai kondisi aset dari berbagai lokasi dan departemen. Ini memungkinkan terjadinya kolaborasi lintas fungsi dalam pengambilan keputusan terkait aset.

    5. Peningkatan efisiensi operasional

    Dengan data yang akurat dan keputusan yang berbasis analisis performa aset, efisiensi operasional meningkat tajam. Sumber daya dapat dialokasikan dengan lebih bijak dan strategis sesuai kebutuhan aktual.

    APM juga mengurangi ketergantungan pada proses manual yang rawan kesalahan, serta mempercepat waktu respons terhadap permasalahan aset. Dengan demikian, perusahaan dapat menjalankan operasional dengan performa optimal dan biaya lebih terkendali.

    Penerapan IoT dalam Asset Performance Management

    Penerapan IoT dalam Asset Performance Management

    Dalam menghadapi tantangan operasional yang semakin kompleks, digitalisasi aset menjadi langkah strategis yang tak terelakkan. Salah satu pilar utama dalam penerapan asset performance management (APM) adalah integrasi teknologi Internet of Things (IoT).

    Integrasi ini memungkinkan perusahaan memantau dan mengelola performa aset secara otomatis dan real-time berbasis data. IoT memperkuat APM melalui sensor, jaringan komunikasi, dan analitik terintegrasi untuk mendukung keputusan cepat dan tepat dalam mencegah kerusakan serta menjaga stabilitas operasional.

    1. Sensor IoT untuk pengumpulan data

    Langkah awal dalam APM berbasis IoT dimulai dari pemasangan sensor di aset fisik yang ingin dipantau. Sensor ini berfungsi sebagai pengumpul data primer mengenai kondisi lingkungan dan performa mesin.

    • Sensor suhu berguna untuk mengidentifikasi perubahan suhu yang dapat menandakan overheating atau kerusakan pada komponen mesin.
    • Sensor tekanan memantau tekanan fluida atau gas pada sistem tertentu untuk memastikan batas operasional tetap terjaga.
    • Sensor getaran pada mesin rotasi berguna untuk mendeteksi ketidakseimbangan atau ausnya komponen.
    • Sensor kelembaban penting pada sistem kelistrikan atau logistik, terutama untuk mencegah kerusakan akibat kelembaban tinggi.

    Sensor-sensor ini akan terus mengirimkan data ke pusat pemrosesan melalui jaringan IoT. Kemudian, data dari sensor ini menjadi dasar utama bagi sistem APM dalam mengevaluasi kondisi aset dan mengantisipasi risiko lebih awal.

    2. Sistem komunikasi dan jaringan IoT

    Agar sensor dapat mengirimkan data secara efisien, Anda membutuhkan infrastruktur komunikasi yang mendukung operasional real-time dan multi-lokasi. Teknologi jaringan memainkan peran sentral dalam memastikan konektivitas yang stabil dan aman.

    • Jaringan wireless seperti Wi-Fi, Zigbee, dan LoRaWAN berguna untuk transmisi data dengan konsumsi daya rendah, ideal untuk area industri yang luas.
    • 5G menghadirkan kecepatan tinggi dan latensi rendah, memungkinkan respons sistem APM berlangsung hampir seketika.
    • Edge computing berfungsi untuk memproses data langsung di lokasi sensor sebelum dikirim ke cloud, sehingga mengurangi beban jaringan dan meningkatkan efisiensi pemrosesan.

    Kombinasi teknologi ini memberikan sistem APM fleksibilitas tinggi untuk mengelola aset di berbagai lokasi dan skala operasional. Sehingga mempercepat proses deteksi anomali dan pengambilan keputusan lokal.

    3. Analitik dan machine learning

    Setelah data terkumpul, tahap berikutnya adalah analisis menggunakan teknologi machine learning dan kecerdasan buatan. Tujuannya adalah mengubah data mentah menjadi informasi yang dapat Anda tindaklanjuti.

    • Predictive forecasting berfungsi untuk memperkirakan kapan suatu komponen mesin akan mengalami kegagalan berdasarkan data historis dan tren operasional.
    • Anomaly detection mengidentifikasi deviasi atau perilaku tidak biasa yang mengindikasikan potensi kerusakan, bahkan sebelum gejala fisik muncul.

    Teknologi analitik ini memperkuat kemampuan prediktif APM, memungkinkan perusahaan menerapkan strategi pemeliharaan berbasis kebutuhan aktual serta mencegah downtime tak terduga.

    4. Platform manajemen Terpadu

    Tahap akhir dalam sistem IoT-APM adalah penyajian data melalui platform terpadu yang dapat diakses oleh tim operasional, teknis, maupun manajemen. Platform ini menyatukan seluruh elemen sensor, jaringan, dan analitik dalam satu ekosistem yang terhubung.

    • Dashboard real-time menampilkan kondisi aset secara visual, dengan indikator performa utama (KPI) yang mudah dipantau setiap saat.
    • Laporan kustom dapat Anda buat secara otomatis berdasarkan kebutuhan analisis, audit, atau pelaporan kepada manajemen puncak.
    • Alarm dan notifikasi yang aktif secara instan saat sistem mendeteksi potensi gangguan, baik melalui aplikasi desktop maupun perangkat mobile.

    Fitur-fitur tersebut sepenuhnya terintegrasi dengan facility management software untuk memastikan tampilan informasi yang selalu relevan dan akurat. Platform ini juga memungkinkan respons cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi kondisi darurat atau kebutuhan pemeliharaan kritis.

    Dengan menggabungkan seluruh elemen di atas, penerapan IoT dalam APM membentuk sistem pemantauan aset yang adaptif, proaktif, dan efisien. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan visibilitas dan kontrol terhadap performa aset, tetapi juga berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas produk secara konsisten.

    Dengan menggabungkan seluruh elemen di atas, penerapan IoT dalam APM membentuk sistem pemantauan aset yang adaptif, proaktif, dan efisien. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan visibilitas dan kontrol terhadap performa aset, tetapi juga berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas produk secara konsisten.

    Tingkatkan Efisiensi Aset dan Operasional Anda dengan Software Fasilitas Berbasis APM

    Tingkatkan Efisiensi Aset dan Operasional Anda dengan Software Fasilitas Berbasis APM

    Pengelolaan aset yang efektif memerlukan sistem yang tidak hanya andal, tetapi juga terintegrasi penuh dengan proses operasional. Software fasilitas Total ERP dirancang untuk mendukung penerapan APM dengan membantu perusahaan memantau, mengelola, dan merawat aset secara sistematis dalam satu platform terpusat.

    Melalui sistem ini, perusahaan dapat menjadwalkan pemeliharaan otomatis, menerima notifikasi dini atas potensi kerusakan, dan mengakses laporan performa aset tanpa bergantung pada proses manual. Total ERP juga menyediakan layanan demo gratis bagi perusahaan yang ingin melihat bagaimana sistem ini bekerja sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda secara optimal.

    Berikut fitur unggulan software fasilitas yang membantu Anda mengoptimalkan proses asset performance management:

    • Auto Monitoring & Scheduling: Memastikan performa aset tetap optimal melalui penjadwalan pemeliharaan berkala secara otomatis.
    • Facility Code Management: Memberikan identitas unik pada setiap aset guna mempermudah proses pelacakan, pengawasan, dan keamanan fasilitas.
    • Meminimalisir Complaint: Memfasilitasi pemantauan penyelesaian keluhan dengan lebih sistematis agar perusahaan dapat memberikan respons cepat dan meningkatkan kualitas layanan.
    • Integrasi Purchase Request: Mengelola permintaan pembelian aset agar tetap sesuai dengan perencanaan anggaran, sekaligus menjaga akuntabilitas proses pengadaan.

    Kesimpulan

    Asset performance management berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas produk. Teknologi ini memungkinkan perusahaan merespons cepat terhadap potensi gangguan, mengurangi downtime, dan meningkatkan efisiensi kerja.

    Dengan dukungan software fasilitas yang terintegrasi dari Total ERP, APM menjadi alat vital dalam mendorong efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan operasional perusahaan. Implementasi sistem ini bukan hanya sebagai respons terhadap tantangan teknis, tetapi juga sebagai langkah strategis menuju keunggulan kompetitif jangka panjang.

    Asset performance management memungkinkan perusahaan menjaga keandalan aset sekaligus meningkatkan efisiensi dan daya saing operasional. Untuk mengimplementasikannya secara optimal, Anda dapat menjadwalkan demo gratis dengan Total ERP dan mulai membangun sistem pengelolaan fasilitas yang terintegrasi dan strategis.

    HashFMSSoftware

    FAQ tentang Asset Performance Management

    Performance management adalah proses sistematis untuk memantau, mengukur, dan meningkatkan kinerja individu, tim, atau sistem organisasi guna mencapai tujuan strategis. Dalam konteks organisasi, ini mencakup penetapan target, pelacakan capaian, pemberian umpan balik, dan pengembangan berkelanjutan guna memastikan efisiensi dan efektivitas operasional.

    Asset management adalah pendekatan terstruktur untuk mengelola siklus hidup aset mulai dari perencanaan, akuisisi, pengoperasian, hingga pemeliharaan dan penghapusan dengan tujuan memaksimalkan nilai dan kinerja aset secara berkelanjutan. Standar internasional ISO 55000 mendefinisikan manajemen aset sebagai koordinasi kegiatan organisasi untuk menghasilkan nilai dari asetnya, baik fisik maupun non-fisik.

    Asset Performance Management (APM) adalah pendekatan berbasis teknologi untuk memaksimalkan keandalan, kinerja, dan efisiensi aset dengan memanfaatkan data real-time, analitik prediktif, dan pemeliharaan berbasis kondisi. APM mengintegrasikan sensor IoT, machine learning, serta sistem manajemen aset untuk mendeteksi potensi gangguan lebih awal dan mendukung pengambilan keputusan yang proaktif.

    Picture of Aldi Ramadhan
    Aldi Ramadhan
    Saya telah menjadi praktisi untuk penulisan artikel yang mengulas ruang lingkup facilities. Dilatarbelakangi oleh pengalaman selama 4 tahun, saya berfokus untuk membahas topik terkait manajemen fasilitas gedung, pemeliharaan aset, dan penjadwalan servis. Saya mengutamakan solusi-solusi relevan dan praktis yang dapat diimplementasikan langsung oleh pelaku usaha.

    Artikel Terkait

    Saatnya Beralih ke Solusi ERP yang Lebih Efisien

    Saatnya Beralih ke Solusi ERP yang Lebih Efisien Coba GRATIS Sekarang

    Artikel Terkait

    Akselerasi Bisnis Anda Ke Level Berikutnya!

    Telah Dipercaya Oleh

    Sebentar! Tertarik Coba Demo Gratisnya? Daftar di Sini!

    Icon EQUIP

    Novita
    Balasan dalam 1 menit

    Novita
    Ingin Demo Gratis?

    Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami.
    6281222849188
    ×

    Novita

    Active Now

    Novita

    Active Now