Laporan progres proyek berfungsi sebagai alat kontrol untuk memantau kinerja biaya, waktu, dan pekerjaan secara simultan, bukan sekadar dokumentasi rutin.

Data progres yang tidak terstruktur dan tidak diperbarui secara konsisten dapat meningkatkan risiko cost overrun dan keterlambatan proyek.

Laporan yang jelas dan tepat waktu membantu manajemen mendeteksi penyimpangan lebih awal dan mengambil tindakan korektif.